Senin, 21 November 2016

Malam Itu

Sesungguhnya KEPERGIAN itu berawal dari KETIDAKNYAMANAN

Ceritanya telah berakhir

Pada sepertiga malam itu
Bahwa angan tak akan pernah terwujud

Jejak langkah yang berbekas memberitahu bahwa memang pasir tak akan pernah menjadi permata
Kepergian tanpa kasih menunjukkan
Cinta dan hasrat tak mudah dilempar
Hanya iba yang menyerupai rasa ingin

Belaian kecup  yang tak tuntas
Membuat hati tak henti merenung
Seolah ingin tapi ada hambatan yang menentang
Mengapa malam tak merestui?

Kunci telah tergenggam
Tapi keengganan menjelma seperti tirai yang tak mudah dilalui
Apa mungkin rasa itu memang mati?
Jika ia, mengapa tak dikabarkan?

Pemberi cinta tak ingin ini berakhir
Sebab yang dinanti adalah jemputan menuju bahtera yang abadi
Sayangnya dermaga tak memberi izin.

Lamreung, Senin, 21 Nov 2016
04.00 AM
#Br-hesganenhilifmielonhir

Lirik

Bertubi-tubi rasanya
Cobaan datang silih berganti
Namunku masih ada tersenyum ke padamu
Tak berkurang cinta padamu

Cintaku terlalu besar
Tak mungkin meninggalkanmu
Walau kau berpaling dariku

Matahari kini datang lagi
Mengusir mendung yang mengurung diri
Dan Tuhan pun kini menghapus air mataku
Bahagia kini bertubi-tubi

Gelap terang aku yang tahu
Kemana hatiku kan kubawa
Sandiwara tentang hidup
Telah lama ku akhiri
Aku masih ada untukmu

Bahagia mesti tak selamanya
Menderitapun ada akhirnya

#Bertubi-tubi, KD
21 Nov 2016

Jumat, 18 November 2016

Bagaimana Mempertahankan HidayahNya?

Mempertahankan hidayah lebih sulit dari pada menjemputnya. Bagaimana cara  melawan keinginan untuk menyerah dari hidayahNya? Jalan untuk mendapatkan taufikNya kita tahu, tapi syaitan juga berperan dg baik? Apa y hrus kita lakukan???

Jawbannya hanya ada pada sejauh mana kamu mengenal Allah dan seperti apa kamu memahami firmanNya dalam surat At taubah. Maka berpuasalah dg trus berkhulwah kepadaNya. Insyaallah iman akan terjaga meski syaitan sangat menggodamu.

Maka dekatilah DIA dg mengikuti pesanNya kepada KekasihNya yaitu "Jadikan malammu sebagai siang dan siangmu sebagai Malam".

Sesungguhnya manusia selalu diuji untuk dinaikkan derajatnya seperti org y ujian hendak naik kelas di sekolah. Jika kita mampu maka kita akan lulus ujianNya tpi jika tidak maka kita akan menjdi org y merugi. Allah selalu punya rahasia dan akan senantiasa memberikan hikmah dibalik apa y diiradahkan olehNya.

Ketika y Allah kehendaki itu buruk menurut kita jgn pernah berpikir betapa zalimnya Allah, sesungguhnya Allah memiliki kebebasan atas semua ciptaanNya trmsuk dalam membolak balikkan hati kita. Tpi ketika aturan y diberikan kpda kita adlah sesuatu y buruk kita tdak boleh ridha atas aturab tersebut. Tetaplah memohon petunjuk dan perlindungan darinya.

Jumat, 11 November 2016

Keputusanku

Insyaallah perlahan lahan aku pasti akan melupakan !
Sungguh, tidak ada keputusan lain yang lebih baik selain menutup semua pintu.  Aku benar-benar ingin tetap pada pilihan suciku, berbenah diri tanpa henti. Jika aku masih pada keegoanku sampai kapanpun aku akan trus menyiksa diriku sendri sedangkan aku tahu jawabannya sudah sangat jelas. Maka ketahuilah, ini bukan jalan untuk memutuskan silaturrahmi. Aku berusaha untuk menjaga batas dalam hati yang trus aku jaga. Smga Ketetapan hidayah ini selalu diiradahkan oleh Allah. Aamiin...

Percayalah, nama itu masih dg indah trlukis. Mgkin hanya lewat syair dan curahan hatiku dirimu kan terabadikan di sana..

Aku tidak tahu ada apa denganmu, entah kau memang orang y acuh entah kau memang tidak menginginkanku. Kau pernah menolakku sehingga aku trus bermimpi y sama. Kau seperti tidak senang bila aku mengbubungimu sehingga aku yang harus paham dan sadar diri bahwa kau tidak menginginkanku makanya wajar jika kau tak pernah mampu untuk menyapaku terlebih dahulu.

Semua karena kau tak mencintaiku, sesungguh org yang benr2 mencintaimu tidak akan pernah pergi dg alasan apapun.

Del tu ol yur acc, aku senantisa menyayangimu. Sing me to sleep please Brjl, Hymn for the weekend.

Semua karena Mimpi

Karya Fistar Leasa
--------
Kau dalam genggamanku. Aku seperti ratu yang bahagia tak terkira karena memiliki seorang pangeran yang tampan, baik, dan mempesona sepertimu. Kita sudah begitu dekat. Kau senantiasa ada untuk mengisi hariku seperti desiran angin yang tak henti berderu. Kau laksana malam yang sejuk, selalu membuatku betah untuk diam lama di sisimu. Akupun selalu ada untukmu. Aku datang memberimu sejuta kasih. Aku hadir menyelimutimu dengan penuh kehangatan asmara.

Kita begitu dekat, bagaikan kulit dan daging. Kita semakin akrab, bagaikan sepasang kekasih yang baru saja melabuh cinta di angkasa. Kau dan aku sudah seperti bintang dan langit, melekat tak terlepaskan.  Kau pasti tahu sebetapa bahagianya aku menggapai semua asaku itu bukan? Kau pasti tahu bahwa tak ada yang lebih berharga dari kebersamaan denganmu. Kau pasti paham betapa aku ingin semua ini abadi. Sungguh, aku benar-benar merasa bahwa bumi dalam genggamanku.

Pelan tapi pasti, seketika aku merasa ada sayatan di lubuh hatiku. Aku merasa ada perih di jantungku. Siapa yang menyayatku? Sangat kejam siapapun pelakuknya.

Aku ingin ikut menyelami samudera bersamamu. Aku ingin merangkulmu. Aku ingin memelukmu. Aku ingin ada di sisimu ke manapun kau pergi.

Saat itu, kau hendak pergi jauh bersama temanmu dan keluargaku. Semacam ada batu besar yang menghadangku malam itu. Aku ingin melawan, tapi seperti ada hujatan yang melarangku untuk ikut bersamamu. Aku bingung,  mengapa aku tak ikhlas kau pergi padahal kau bersama keluargaku. Aku bingung, kenapa ada satu wanita asing yang sudah menunggu di seberang jalan untuk menggendong tasmu. Aku mencoba menahanmu. Kau tau apa? Kau malah pergi dengan tergesa-gesa. Kau dan keluargaku meninggalkanku seorang diri.

Entah dari mana asal ombak besar itu, tiba-tiba aku sudah tenggalam di dalam lautan yang sangat dalam. Aku kebingungan, entah bagaimana caranya aku membaca pesanmu yang tiba-tiba memenuhi layar ponselku.

"Tinggalkan aku sendiri, jangan pernah ganggu aku lagi. Aku dan kamu tidak akan pernah bersatu. Tolong pahami itu. Aku tidak bisa memaksakan diriku untuk terus bersamamu. Aku tak dapat mencintaimu. Walau kau dan aku bersama itu semua hanya akan menyiksaku. Aku tak pernah sungguh-sungguh mencintaimu. Aku juga tak pernah bermimpi untuk memilikimu. Maafkan aku, selama ini aku hanya bersandiwara." Tulismu dalam sebuah chat via bbm malam itu.

"Mengapa? jawab aku dengan jujur? Apa karna aku tidak seperti primadona? Apa karna aku tidak seistimewa gadis-gadis yang pernah kau tunjukkan padaku? Iya? Bukankah kita sudah sangat dekat? Kenapa kau tega membohongiku? Mengapa kau begitu kejam? Apa kasih dan sayangku tak cukup indah untukmu? Mengapa abg mengapa? Apa aku tidak pantas untukmu? Aku sudah mencoba menjadi yang terbaik untukmu. Aku sudah berusaha membuatmu jatuh cinta, kenapa kau tak memberiku kesempatan? Apa salahku abang? Jujurlah, aku mohon. Apa alasan sebenarnya, katakan saja. Jangan takut kau akan menyakitiku, sesungguhnya semua sandiwara inipun sudah sangat menganiayaku. Apa yang sebenarnya kau sembunyikan? Apa kau memiliki gadis lain yang kau simpan di hati sehingga kau tak pernah bisa mencintaiku? Iya? Jika itu kebenarannya jawab saja, aku akan ikhlas meskipun itu sangat pahit" Aku memohon dengan keadaan lemah tak berdaya.

"Iya, aku mencintai wanita lain yang jauh lebih sempurna dari kamu. Dia sangat istimewa bagiku. Aku tak bisa menggantikannya denganmu meskipun aku belum dapat meraih hatinya. Dia terlalu indah untuk kau serupai. Kau tak akan mampu menjadi dirinya. Dia gadis suci yang tak berdosa. Dia sangat cantik dan anggun. Sebab itulah aku tak bisa memilihmu. Pergilah. Kau akan menemukan yang pantas untukmu. Kau akan bersama dengan orang yang mencintaimu juga. Aku tak layak untukmu. Kita bagaikan langit dan bumi, mustahil bertemu walau dalam angan-angan. Semoga engkau paham" Balasmu lebih lanjut.

Huuhhh, tiba-tiba aku terbangun. Aku sadar ternyata aku baru saja bermimpi tentangmu untuk ke sekian kalinya dengan mimpi yang sama meski alurnya berbeda. Aku melirik jam di ponselku. Ternyata sudah pukul 3.02 dini hari. Aku tersentak, mimpi yang lalu aku terbangun pada pukul 3.20 dini hari. Apa maksud semua ini? Mimpi apa lagi ini?

Aku kebingungan, aku merasakan bahwa mimpi itu sangat nyata. Sakit dan perih di dada bukan hanya aku rasa dalam mimpi saja. Saat terbangunpun jantungku sudah berdegub sangat kencang. Nafasku seperti orang yang dikejar binatang buas. Aku sangat ketakutan. Aku mencoba membuka pesanmu untuk meyakinkan diriku bahwa itu tidaklah benar. Ku buka obrolan terkhir kita. Hanya ada pesan Bc dariku dan kalimat "terimkasih ya" darimu. Tidak aku temukan pesan petaka dalam mimpiku itu.

Entah kenapa, seketika pipiku menjadi basah dalam dekap guling yang kupeluk dengan erat. Jantungku sudah tak karuan, aku benar-benar ketakutan. Aku menangis terisak-isak. Aku ingin shalat malam tapi tamu bulananku sedang singgah. Akhirnya aku hanya mengambil segelas air putih dan meneguknya sampai habis.

Aku mencoba untuk mengirimmu pesan.
"PING"
"Maaf kalau aku mengganggu, malam ini aku memimpikanmu lagi di waktu yang sama dengan mimpi yang sama juga"

Kulihat pesannya sudah terkirim. Aku tahu bahwa kau sedang tertidur. Rasanya aku ingin membuatmu terbangun dan bercerita. Tapi aku tak punya keberanian karna aku tahu aku bukan seseorang yang penting bagimu sehingga pantas untuk menggangu lelapmu.

Akhirnya aku semakin menangis.
Dalam kebingungan, aku mencoba nekat. Kau tahu apa yang aku lakukan? Tanpa aku biarkan kau membaca pesan itu aku segera menghapus kontakmu dengan hati yang berat. Lalu aku membuka semua akun di media sosialmu. Aku memilih untuk memblokirmu. Sampai ke kontak personmupun tak aku biarkan bersisa. Tiba-tiba aku melihat foto terakhir yang kau upload. Foto dengan baju putih di bibir pantai yang berpasir putih dan kau mengenakan kaca mata hitam. Kau tau itu apa? Wajah itu persis seperti yang ada dalam mimpiku. Keteduhan wajahmu yang manis sama seperti kau dalam mimpiku. Saat setelah berpisah beberapa waktu kau dan aku bertemu tapi tidak saling bertegur sapa. Hanya sekedar melihat dan memberi senyuman. Persis seperti dalam fotomu itu.

Aku semakin sakit. Aku bertanya sendiri. Apa ini hanya kebetulan atau Allah sedang menjawab doaku? Aku tahu bahwa mimpi ada dua jenis, yang pertama datangnya dari Allah dan satu lagi datang dari syaitan yang tak dinanti. Apapun itu, aku percaya ini jalan Allah untuk memberiku petunjuk dan kebenaran serta menjawab kebimbinganku. Sepertinya semua sudah jelas bahwa Allah ingin memberitahukan kepadaku bahwa kau bukanlah takdirku. Sepertinya ini benar-benar tanda bahwa kita tak akan pernah bersama.

Dengan penuh ketidakrelaan aku menghapus semua kontakmu. Hanya di satu akun yang tidak tega aku hapus karna di situ masih tersimpan obrolan kita saat pertama bertemu. Saat kau dan aku masih kemungkinan akan bersama.

Akupun kembali memejamkan mataku. Aku ingin segera menulis kisah ini di catatan harianku. Tapi aku tak ingin rasa perih itu mampir. Akhirnya aku tertidur.

Pagi hari, tanpa ku duga tiba-tiba ada undangan bbm yang masuk.
"JWTAVP, saya ingin mengajak anda mengobrol di BBM" Sebuah hal aneh yang sulit aku percaya.

Tanpa menunggu lama, aku segera menerima undangan itu dengan harapan kau sengaja mengundangku lagi karna kau sudah tahu bahwa aku menghapusmu di semua media sosial. Aku berharap akan ada banyak pertanyaan darimu mengapa aku melakukan itu. Aku senang tak karuan, aku gede rasa sendiri. Aku menebak bahwa kau menyimpan id bbmku.

Entahlah, sudah beberapa menit berlalu aku menunggu pesan yang muncul darimu sayangnya tak ada satu pesanpun yang hadir dari namamu. Tanpa malu aku segera menyapamu lagi.

"PING" kirimku
"Ya" balasanmu sangat singkat.
"Maafkan aku" Aku mengaku dengan maksud ingin menceritakan semua yang kualami tadi malam.
"Memangnya salahmu apa?" sebuah balasan yang membuatku bertanya-tanya.

Kok kamu biasa aja aku Dc? Kok kamu gak marah? Kenapa kamu invite lagi? Dari mana kamu dapat pinnya? Kenapa kamu mau add lagi tapi kenapa tidak ada satu sapaanpun sebelum aku memulainya?

Entahlah, belum sempat aku membalasnya batreku sudah lowbat. Akhirnya aku mencari tahu dengan menerka nerka dan bertanya pendapat orang-orang.

Andai saja yang dijawab orang-orang itu sama dengan kenyataannya. Bahwa kau menyimpan idku. Kau mencaritahu tentangku eh sudah tidak ada lagi dan kau segera mengundangku karna kau mengira mungkin tidak sengaja aku menghapusmu. Entahlah ketika sore hari aku masih terus bertanya padamu. Aku jujur bahwa aku sudah menghapusmu dan kau malah dengan santai menjawab
"Kalau udah kamu hapus kenapa kamu invite lagi?"

"Bukannya kamu yang invite? Aku hanya terima" balasku dengan mengirimkan bukti screen undanganmu.

"Ow, aku gak tahu soal itu. Yaudah kenapa kamu terima kalau memang gak penting?" Tanyamu yang sungguh membuatku terluka.

Apa yang sebenarnya terjadi? Aku sudah menghapusmu, kenapa kau tak sadar sudah mengundangku lagi? Dari mana pin itu muncul? Ini bukan persoalan penting atau tidak. Ini sangat berharga untukku.  Sepertinya kegalauan sudah sangat nyaman berteman denganku. Semakin aku ingin melupa tapi petunjuknya silir berganti. Kau yang dulunya selalu ingin aku temui di depan rumahmu setiap kali aku melewati rumahmu malah tak pernah aku temukan meski sudah puluhan kali aku melewati rumahmu. Tapi hari ini dan kemarin, dengan jelas aku melihatmu meski kau tak melihatku. Mungkin melihatkupun kau tak akan kenal, berbeda denganku. Tubuhmu dari belakang saja aku sudah tahu, bahkan pakaianmu di jemuranpun aku tahu. Bisa kau bayangkan bukan seberapa aku mencintaimu?.

Entahlah, semoga pilihanku ini benar. Aku menghapusmu dengan tujuan agar aku dapat dengan mudah melupakanmu. Jika aku sudah tak memiliki kontakmu lagi maka aku tidak akan dapat menghubungimu lagi sehingga ketika rindu aku dapat mengobatinya sendiri dengan perlawanan yang kuat.  Namun, dalam tindakanku ini aku berharap kelak engkau akan tetap mengintipku dengan segala cara. Aku berharap kau akan menyapaku meski aku tak pernah menyapamu lagi. Aku berharap akan ada rindu di hatimu. Aku juga berharap kau terus mencari tahu tentangku melalui tulisan-tulisan di blogku ini yang aku beri kode selalu hanya untukmu. Semoga kau sudi membacanya. Aku sangat mencintaimu. Tapi aku harus melupakanmu dan meninggalkanmu. Agar kesakitan tidak akan terlalu lama menemani hariku. 

Kau sangat sulit kugapai, kau jauh dari imajinasiku. Ketahuilah, aku selalu mengobati rinduku untukmu melalui lagu-lagu Alan Walker. Ketahuilah, aku berusaha menyukai kebiasaanmu. Jujur, aku mencintaimu tapi tak ada banyak hal yang dapat aku cari tahu tentangmu. Tidak ada jejak untuk aku mengenalmu dengan dekat. Kau sulit sekali. Aku berdoa semoga suatu masa nanti kau akan datang untuk menyapaku dengan hadir menawarkan cinta yang saat ini aku harapkan.

Sekian!
Darussalam, 11 November 2016, 20.38
--------Brjl---------

Semua karena Mimpi

Karya Fistar Leasa
--------
Kau dalam genggamanku. Aku seperti ratu yang bahagia tak terkira karena memiliki seorang pangeran yang tampan, baik, dan mempesona sepertimu. Kita sudah begitu dekat. Kau senantiasa ada untuk mengisi hariku seperti desiran angin yang tak henti berderu. Kau laksana malam yang sejuk, selalu membuatku betah untuk diam lama di sisimu. Akupun selalu ada untukmu. Aku datang memberimu sejuta kasih. Aku hadir menyelimutimu dengan penuh kehangatan asmara.

Kita begitu dekat, bagaikan kulit dan daging. Kita semakin akrab, bagaikan sepasang kekasih yang baru saja melabuh cinta di angkasa. Kau dan aku sudah seperti bintang dan langit, melekat tak terlepaskan.  Kau pasti tahu sebetapa bahagianya aku menggapai semua asaku itu bukan? Kau pasti tahu bahwa tak ada yang lebih berharga dari kebersamaan denganmu. Kau pasti paham betapa aku ingin semua ini abadi. Sungguh, aku benar-benar merasa bahwa bumi dalam genggamanku.

Pelan tapi pasti, seketika aku merasa ada sayatan di lubuh hatiku. Aku merasa ada perih di jantungku. Siapa yang menyayatku? Sangat kejam siapapun pelakuknya.

Aku ingin ikut menyelami samudera bersamamu. Aku ingin merangkulmu. Aku ingin memelukmu. Aku ingin ada di sisimu ke manapun kau pergi.

Saat itu, kau hendak pergi jauh bersama temanmu dan keluargaku. Semacam ada batu besar yang menghadangku malam itu. Aku ingin melawan, tapi seperti ada hujatan yang melarangku untuk ikut bersamamu. Aku bingung,  mengapa aku tak ikhlas kau pergi padahal kau bersama keluargaku. Aku bingung, kenapa ada satu wanita asing yang sudah menunggu di seberang jalan untuk menggendong tasmu. Aku mencoba menahanmu. Kau tau apa? Kau malah pergi dengan tergesa-gesa. Kau dan keluargaku meninggalkanku seorang diri.

Entah dari mana asal ombak besar itu, tiba-tiba aku sudah tenggalam di dalam lautan yang sangat dalam. Aku kebingungan, entah bagaimana caranya aku membaca pesanmu yang tiba-tiba memenuhi layar ponselku.

"Tinggalkan aku sendiri, jangan pernah ganggu aku lagi. Aku dan kamu tidak akan pernah bersatu. Tolong pahami itu. Aku tidak bisa memaksakan diriku untuk terus bersamamu. Aku tak dapat mencintaimu. Walau kau dan aku bersama itu semua hanya akan menyiksaku. Aku tak pernah sungguh-sungguh mencintaimu. Aku juga tak pernah bermimpi untuk memilikimu. Maafkan aku, selama ini aku hanya bersandiwara." Tulismu dalam sebuah chat via bbm malam itu.

"Mengapa? jawab aku dengan jujur? Apa karna aku tidak seperti primadona? Apa karna aku tidak seistimewa gadis-gadis yang pernah kau tunjukkan padaku? Iya? Bukankah kita sudah sangat dekat? Kenapa kau tega membohongiku? Mengapa kau begitu kejam? Apa kasih dan sayangku tak cukup indah untukmu? Mengapa abg mengapa? Apa aku tidak pantas untukmu? Aku sudah mencoba menjadi yang terbaik untukmu. Aku sudah berusaha membuatmu jatuh cinta, kenapa kau tak memberiku kesempatan? Apa salahku abang? Jujurlah, aku mohon. Apa alasan sebenarnya, katakan saja. Jangan takut kau akan menyakitiku, sesungguhnya semua sandiwara inipun sudah sangat menganiayaku. Apa yang sebenarnya kau sembunyikan? Apa kau memiliki gadis lain yang kau simpan di hati sehingga kau tak pernah bisa mencintaiku? Iya? Jika itu kebenarannya jawab saja, aku akan ikhlas meskipun itu sangat pahit" Aku memohon dengan keadaan lemah tak berdaya.

"Iya, aku mencintai wanita lain yang jauh lebih sempurna dari kamu. Dia sangat istimewa bagiku. Aku tak bisa menggantikannya denganmu meskipun aku belum dapat meraih hatinya. Dia terlalu indah untuk kau serupai. Kau tak akan mampu menjadi dirinya. Dia gadis suci yang tak berdosa. Dia sangat cantik dan anggun. Sebab itulah aku tak bisa memilihmu. Pergilah. Kau akan menemukan yang pantas untukmu. Kau akan bersama dengan orang yang mencintaimu juga. Aku tak layak untukmu. Kita bagaikan langit dan bumi, mustahil bertemu walau dalam angan-angan. Semoga engkau paham" Balasmu lebih lanjut.

Huuhhh, tiba-tiba aku terbangun. Aku sadar ternyata aku baru saja bermimpi tentangmu untuk ke sekian kalinya dengan mimpi yang sama meski alurnya berbeda. Aku melirik jam di ponselku. Ternyata sudah pukul 3.02 dini hari. Aku tersentak, mimpi yang lalu aku terbangun pada pukul 3.20 dini hari. Apa maksud semua ini? Mimpi apa lagi ini?

Aku kebingungan, aku merasakan bahwa mimpi itu sangat nyata. Sakit dan perih di dada bukan hanya aku rasa dalam mimpi saja. Saat terbangunpun jantungku sudah berdegub sangat kencang. Nafasku seperti orang yang dikejar binatang buas. Aku sangat ketakutan. Aku mencoba membuka pesanmu untuk meyakinkan diriku bahwa itu tidaklah benar. Ku buka obrolan terkhir kita. Hanya ada pesan Bc dariku dan kalimat "terimkasih ya" darimu. Tidak aku temukan pesan petaka dalam mimpiku itu.

Entah kenapa, seketika pipiku menjadi basah dalam dekap guling yang kupeluk dengan erat. Jantungku sudah tak karuan, aku benar-benar ketakutan. Aku menangis terisak-isak. Aku ingin shalat malam tapi tamu bulananku sedang singgah. Akhirnya aku hanya mengambil segelas air putih dan meneguknya sampai habis.

Aku mencoba untuk mengirimmu pesan.
"PING"
"Maaf kalau aku mengganggu, malam ini aku memimpikanmu lagi di waktu yang sama dengan mimpi yang sama juga"

Kulihat pesannya sudah terkirim. Aku tahu bahwa kau sedang tertidur. Rasanya aku ingin membuatmu terbangun dan bercerita. Tapi aku tak punya keberanian karna aku tahu aku bukan seseorang yang penting bagimu sehingga pantas untuk menggangu lelapmu.

Akhirnya aku semakin menangis.
Dalam kebingungan, aku mencoba nekat. Kau tahu apa yang aku lakukan? Tanpa aku biarkan kau membaca pesan itu aku segera menghapus kontakmu dengan hati yang berat. Lalu aku membuka semua akun di media sosialmu. Aku memilih untuk memblokirmu. Sampai ke kontak personmupun tak aku biarkan bersisa. Tiba-tiba aku melihat foto terakhir yang kau upload. Foto dengan baju putih di bibir pantai yang berpasir putih dan kau mengenakan kaca mata hitam. Kau tau itu apa? Wajah itu persis seperti yang ada dalam mimpiku. Keteduhan wajahmu yang manis sama seperti kau dalam mimpiku. Saat setelah berpisah beberapa waktu kau dan aku bertemu tapi tidak saling bertegur sapa. Hanya sekedar melihat dan memberi senyuman. Persis seperti dalam fotomu itu.

Aku semakin sakit. Aku bertanya sendiri. Apa ini hanya kebetulan atau Allah sedang menjawab doaku? Aku tahu bahwa mimpi ada dua jenis, yang pertama datangnya dari Allah dan satu lagi datang dari syaitan yang tak dinanti. Apapun itu, aku percaya ini jalan Allah untuk memberiku petunjuk dan kebenaran serta menjawab kebimbinganku. Sepertinya semua sudah jelas bahwa Allah ingin memberitahukan kepadaku bahwa kau bukanlah takdirku. Sepertinya ini benar-benar tanda bahwa kita tak akan pernah bersama.

Dengan penuh ketidakrelaan aku menghapus semua kontakmu. Hanya di satu akun yang tidak tega aku hapus karna di situ masih tersimpan obrolan kita saat pertama bertemu. Saat kau dan aku masih kemungkinan akan bersama.

Akupun kembali memejamkan mataku. Aku ingin segera menulis kisah ini di catatan harianku. Tapi aku tak ingin rasa perih itu mampir. Akhirnya aku tertidur.

Pagi hari, tanpa ku duga tiba-tiba ada undangan bbm yang masuk.
"JWTAVP, saya ingin mengajak anda mengobrol di BBM" Sebuah hal aneh yang sulit aku percaya.

Tanpa menunggu lama, aku segera menerima undangan itu dengan harapan kau sengaja mengundangku lagi karna kau sudah tahu bahwa aku menghapusmu di semua media sosial. Aku berharap akan ada banyak pertanyaan darimu mengapa aku melakukan itu. Aku senang tak karuan, aku gede rasa sendiri. Aku menebak bahwa kau menyimpan id bbmku.

Entahlah, sudah beberapa menit berlalu aku menunggu pesan yang muncul darimu sayangnya tak ada satu pesanpun yang hadir dari namamu. Tanpa malu aku segera menyapamu lagi.

"PING" kirimku
"Ya" balasanmu sangat singkat.
"Maafkan aku" Aku mengaku dengan maksud ingin menceritakan semua yang kualami tadi malam.
"Memangnya salahmu apa?" sebuah balasan yang membuatku bertanya-tanya.

Kok kamu biasa aja aku Dc? Kok kamu gak marah? Kenapa kamu invite lagi? Dari mana kamu dapat pinnya? Kenapa kamu mau add lagi tapi kenapa tidak ada satu sapaanpun sebelum aku memulainya?

Entahlah, belum sempat aku membalasnya batreku sudah lowbat. Akhirnya aku mencari tahu dengan menerka nerka dan bertanya pendapat orang-orang.

Andai saja yang dijawab orang-orang itu sama dengan kenyataannya. Bahwa kau menyimpan idku. Kau mencaritahu tentangku eh sudah tidak ada lagi dan kau segera mengundangku karna kau mengira mungkin tidak sengaja aku menghapusmu. Entahlah ketika sore hari aku masih terus bertanya padamu. Aku jujur bahwa aku sudah menghapusmu dan kau malah dengan santai menjawab
"Kalau udah kamu hapus kenapa kamu invite lagi?"

"Bukannya kamu yang invite? Aku hanya terima" balasku dengan mengirimkan bukti screen undanganmu.

"Ow, aku gak tahu soal itu. Yaudah kenapa kamu terima kalau memang gak penting?" Tanyamu yang sungguh membuatku terluka.

Apa yang sebenarnya terjadi? Aku sudah menghapusmu, kenapa kau tak sadar sudah mengundangku lagi? Dari mana pin itu muncul? Ini bukan persoalan penting atau tidak. Ini sangat berharga untukku.  Sepertinya kegalauan sudah sangat nyaman berteman denganku. Semakin aku ingin melupa tapi petunjuknya silir berganti. Kau yang dulunya selalu ingin aku temui di depan rumahmu setiap kali aku melewati rumahmu malah tak pernah aku temukan meski sudah puluhan kali aku melewati rumahmu. Tapi hari ini dan kemarin, dengan jelas aku melihatmu meski kau tak melihatku. Mungkin melihatkupun kau tak akan kenal, berbeda denganku. Tubuhmu dari belakang saja aku sudah tahu, bahkan pakaianmu di jemuranpun aku tahu. Bisa kau bayangkan bukan seberapa aku mencintaimu?.

Entahlah, semoga pilihanku ini benar. Aku menghapusmu dengan tujuan agar aku dapat dengan mudah melupakanmu. Jika aku sudah tak memiliki kontakmu lagi maka aku tidak akan dapat menghubungimu lagi sehingga ketika rindu aku dapat mengobatinya sendiri dengan perlawanan yang kuat.  Namun, dalam tindakanku ini aku berharap kelak engkau akan tetap mengintipku dengan segala cara. Aku berharap kau akan menyapaku meski aku tak pernah menyapamu lagi. Aku berharap akan ada rindu di hatimu. Aku juga berharap kau terus mencari tahu tentangku melalui tulisan-tulisan di blogku ini yang aku beri kode selalu hanya untukmu. Semoga kau sudi membacanya. Aku sangat mencintaimu. Tapi aku harus melupakanmu dan meninggalkanmu. Agar kesakitan tidak akan terlalu lama menemani hariku. 

Kau sangat sulit kugapai, kau jauh dari imajinasiku. Ketahuilah, aku selalu mengobati rinduku untukmu melalui lagu-lagu Alan Walker. Ketahuilah, aku berusaha menyukai kebiasaanmu. Jujur, aku mencintaimu tapi tak ada banyak hal yang dapat aku cari tahu tentangmu. Tidak ada jejak untuk aku mengenalmu dengan dekat. Kau sulit sekali. Aku berdoa semoga suatu masa nanti kau akan datang untuk menyapaku dengan hadir menawarkan cinta yang saat ini aku harapkan.

Sekian!
Darussalam, 11 November 2016, 20.38
--------Brjl---------

Kamis, 10 November 2016

Entahlah, Mungkin saja Tak Pasti

Entahlah....
Akupun tak pasti
Bukankah aku sedang bimbang?
Entahlah, akupun tak tahu kenapa

Mungkin telah masanya kenangan mencabik-cabik batinku
Mungkin memang sakit ingin bertamu di hariku
Entahlah, mungkin kamu memang tak lagi sudi hinggap di hatiku

Bukan hanya dirimu yang membuat rinduku meluap
Kau tahu apa?
Candamu, manjamu, rayumu, bujukmu, lembutmu dan kasihmu
Semua itu yang tiada pernah henti aku panggil dalam mimpiku

Aku bagaikan daun yang gugur
Kau laksana air yang dinanti di musim kering
Sayangnya, tanpa iba kau bahkan enggan menghujaniku

Entahlah, mungkin layu lebih senang berteman denganku
Mungkin memang kau tak ingin memberiku jalan
Agar aku menemukan pintu menuju hatimu yang laksana baja itu

Entahlah, aku masih terus bimbang
tak pasti kapan ini akan berakhir.

Darussalam,  10 Nov 2016
Fistar Leasa,Brjl

Senin, 30 Mei 2016

Rintihan Hatiku Untuk Pimen

Mungkin kau mngira bahwa aku tidak pernah belajar menghpus rasaku. Jika itu yang kau pikir, kau sudah salah syang.

Perlu kau tahu, bahkan aku sudah berjuang untuk melupakanmu. Aku sngaja membuangmu dari bnyak akun y dpat aku menghubungimu.

Aku menghapusmu dlu tuk pertama x  demi kebaikan layaknya y kau pinta, slanjutnya aku masih punya kesmpatan mnghubungimu, maka demi agama dan juga akhiratku akupun dg terpaksa memblokmu di akun y lain.

Seminggu saja aku mampu tanpa melihat apapun drimu. Lalu krna kebtuhan penting aku menyimpan nomormu lagi, eh secra otomatis kaupun ada lagi di WA-ku.

Aku membiarkannya hingga kmrin, tapi,  kau tahu apa hasilnya? Begtu aku melihatmu yang sudah bermalam malam hdir dalam mimpiku, kekuatanku melemah. Aku gagal move on.

Jujur, aku sngat terpikat pda ketampanan parasmu, aku jatuh cinta semkain besar. Aku punya satu fotomu y skitar 7 tahun silam. Bagiku, aku yang menggilai foto itu seolah kini kau masih seperti dlu.

Kau tahu, kegilaanku membuat pertahananku runtuh lgi, apalgi tatapan matamu. Aku hrus berbuat apa hah?? Menghindarimu, itu sungguh tdk mudah.

Mungkin dalam beberpa bulan ke dpan aku akan dpat melupakanmu, seiring waktu y berjalan tanpa aku dpat bertemu dgmu. Tapi ketahuilah, sampai saat ini "Rasa Gilaku" itu masih ada.

Jika saja kau bolehkan aku menyampaikan bahwa AKU SANGAT RINDU, mgkin aku tdk akan sesakit ini. Kau pasti tak tahu sesak di dadaku ini bagaimana.

Hatiku seperti gemuruh di atas genteng, bertempur begtu dahsyat. Aku bukan ingin memaksamu. Aku tahu mustahil bagimu kembali padaku meskipun hanya untuk sekedar mnjdi pelipurmu di hujung malam lgi.

Aku tahu, aku punya seribu kekurangan y mungkin tak akan membuatmu sedikit melirik kepdaku. Aku tahu yang kau miliki sudah sngat sempurna, tapi tdk kah kau sdkit mengerti hatiku ini???

Kau pergi setelah semua anganku berlabuh, jujur aku seperti kepingann tak berguna yang kau campakan. Jika saja aku tahu setelah kau tau aku lalu kau pergi, mungkin itu tak akan pernah aku untukkan padamu.

Aku sngat memikirkanmu, siang malamku, kau saja stu di benak. Tak mau pergi mesti aku sudah meracuninya.

Mungkin, jika aku tak melihatmu, aku mudah saja melupakanmu. Syangnya, smpai kini ak belum mampu.

Ingin sekali aku menyapu beribu x, tapi rasa tak mungkin menghalangiku. Syukur krna semua ini aku lakukan demiNya, tapi aku tdk kuasa.

Hei, mngapa kau begtu kejam??
Jelas kau dan aku pernah sekata, lalu mngapa kini seolah aku tak bermakna. Aku seperti tk mengenalmu. Aku seprti tk pernah menyentuh harimu.

Kau sngat tega syang, mgapa aku seperti tak kau kenali?? Mengapa seakan aku tak pernah melukis hari dan  malammu???

Aku berharap kau tak pernah lupakan semua itu.
Kau pernah menyatakan rindu dan ingin bersamaku. Kau pula pernah berkata "Ini murni keinginanku. Aku akan ada sampai kau tiba di garis finishmu. Kau tahu artinya ini tanpa aku hrus mendefiniskannya kepdamu" Kaupun mngatakan "Jgn bertanya apapun lagi, kau bersamaku kini, maknai sndri"

Akupun memaknakannya sebab kau beri aku kebebasan memberi arti dri rasamu selaku aku bukan org awam y kau sebut. Bagiku kaupun ingin berhati saat itu meski halangannya jelas nyata bgtu besar.

Tpi mngapa seketika kau menghilang? Iya, aku tahu alasanmu jelas sekali. Tapi masak bgtu cepat? Semudah itukah kasihmu? Atau tebakanku benar adanya bhwa kau hnya bersandiwara?  Atau kini kau berusha seolah tkd ada apapun, hei, aku bgtu bingung melihatmu.

Kau lucu sekali, kau bgtu hebat melakonkan dirimu.
Sampai aku saja ingin trus bertanya, apakah aku sudah kau blokir dri hati n ingatanmu? Atau aku sudah lenyap ???

Aku sngat berharapp kaupun mengingatku dlam harimu. Kau tau??
Aku benar2 bingung, setiap hari aku bertanya, siapa y dlunya setiap saat ada menyambut haatiku??
Siapa y bersamaku pda "minggu" itu?? Mngapa seolah olah dan seakan akan..

Ahhhhh, sudahlah, aku yakin dg kebingunganku ini kau smkin benci kepdaku meski sbrnya y aku harapkan adlah ibamu. I miss u Pimen.

30 Mei 2016

Jumat, 27 Mei 2016

Malam

Angin mulai bersiul kencang
Hujan mulai menangis ringan.
Sejuk percikan air matanya mulai menjilat dinding kamarku
Nyamukpun dengan nafsu mencumbuiku dalam gelap :)

Aku lemah, takut dan dinginnnn

Rabu, 25 Mei 2016

Penebar Asa Sejati

Penebar Asa Sejati

Mungkin kau telah amnesia
Cobalah ingat kembali wahai kasih
Dulu, kau pernah
Imingkan aku seribu berlian
Nyatanya
Hanya serpihan kerikil saja
yang kau suguhkan

Kau memang sangat manis
Semua insan kau lumpuhkan
Kaulah pedaya handal
Ada milyaran sajak manis darI bibirmu
Dengan mudah kau sulap sesiapapun
Kau tak perduli nanti
bisamu hanya mengabaikan
meski terkadang pinta itu sugguh adanya

kau dengan sengaja buatku asa-asaan
tak kau bacakah kisahku?
aku sangat mengasakanmu
sayangnya asaku telah engkau patahkan
bersebabkan kau terlalu lihai.

FLEFF, 24 Mei 2016

Selasa, 24 Mei 2016

Izin itu Milikmu

Biarlah, jika benar kau yang disebut kasih
aku rela jika kau saja yang berperan di hariku
aku tak mengapa bila kelak kau selalu yang menjadi bayanganku

sebab aku sudah memberimu izin
untuk tetap tinggal di hatiku
ini demi kau yang kuberi nama rindu
#Kau istimewa
FLEFF

Karena Dia, Tamu Indah

Karena Dia, Tamu Indah

Akhirnya dia (tamu indah) telah datang
Sekian lama sudah ia kunanti
Penuh gelisah, murka dan juga cerca

Orang-orang terkena serapah
Tanpa sebab tercaci maki
Amarah itu memuncak
Pada detik akhir ia kan hadir

Dialah tamuku yang indah
Rutin menyapaku
Meski terkadang belum kuundang
Terkadang dengan lelah kunanti tapi tak jua ia singgah

Kini, sebuah lembaran sedang asik kuukir
Berharap sempurna sampai laman akhir
Terpaksa kututup
Harapku tak ada noda lagi di dalamnya

Selamat datang tamuku
Semoga  kau tak mengajakku larut kepadamu.

Fistar Leasa E.F.F
Banda Aceh, 24 Mei 2016

Senin, 16 Mei 2016

Ngilu

Aku sudah terlalu sering merasa ngilu

Ia Tamu Bernama Rindu


Karya Fistar Leasa EFF (Pipop)

Hai kamu!
Bolehkah kau kuberi nama rindu?
Kau telah hilir mudik di hatiku
Kerap bermain di benakku
Maka wajarlah jika aku merindu

Kau laksana penguasa dalam hariku
Tiada henti aku memikirkanmu
Bersediakah kau tinggal lama di sana??
Aku membutuhkanmu
Bagai daun sedang berfotosintesis

Aku menyebutmu Cinta
Meskipun aku tau
Engkau hanyalah tamu
Yang kelak akan pergi lagi
atau ada di hidupku sampai kau bosan
Sebab tamu sudah begitu adanya
Akan tetap terus begitu

Lalu, aku akan kecewa lagi
Pada tamu yang kuberi nama rindu
Ia akan pergi menghilang
Seiring pagi yang dijemput petang
Lalu senja datang, meninggalkan bekas
Bekas gelap ibarat hatiku yang duka

Akhirnya aku tiba di kisah sinonim lagi
Merindu yang tak pasti
Kemudian kembali menanti
Menanti satu kasih yang kan kupanggil Sayang

Dia yang sejati, kan setia menemaniku
mengisi hariku menuju ridhaNya
Dialah imamku di masa depan
Bersama dalam ibadah
Tuk menggapai surgaNya di akhirat kelak
Saat itulah hati akan bahagia.

Banda Aceh, 16 Mei 2016

Rabu, 27 April 2016

Kau, Hari yang Tidak Aku Harapkan lagi

Oke FIX ya, buat kamu y berkasih sebulan lalu, #i###!!
Rasaku telah sirna krna aku sengaja menghapusnya dengan sakit, aku berhasil membuang kagumku. Kini kau tau apa y kurasa?? Semacam benci dan sesal teramat dalam kepadamu, mengapa???
Ini bukan tentang aku y tdk profesional, bukan ketika sayang aku banggakan kau lalu ketika kita berjauhan aku memburukkanmu, tapi ini perihal sikapmu ya begtu angkuh, iya aku tau, mungkin kau sengaja mematahkan hatiku dngan kutukan2mu atau bahkan dg ucapanmu y entah kau sdri atau tidak. Jelasnya aku adlah senja y kau paksa pergi, kau mengusirku dengan tanpa belas kasih, ketahuilah wahai kau y bermain lebih dari sebulan dalam benakku, kini kau tdak bertempatkan indah lagi di hatiku, jika aku adlahh senja y kau usir, maka kau adalah hari y takk kunantikan lagi, kau hari y sama sekali tdak ingin aku melihatnya. Kau membuatku benci, aku menyesal sebab pernah menyrahhkan hati serta y kau terima itu kepdamu y akhirnya aku tau, kau tdaklah setangguh dan kau tak pula sebaik itu. Kni kau tau, aku sudah menafsirkan rasaku y kmrin tdk dpat dg pasti aku definisikan, ternyata aku hanya terobsesi padamu. Mengenai rasa dan sikapmu, aku pula dpat mendefinisikannya, ternyata kaupun tak lebih dari imam y tdk diridhai, kau sama buruknya dnganku. Kau seorang petualang, bukan pejuang. Kau bahkan dg mudah berlabuh ke manapun y kau suka tanpa kau perdulikan singgahan y telah engkau ijab kabulkan, kau pemain, bukan penjaga. Kau memaksaku membencimu. Mgkin kau akan puas mengetahui ini, karna kebencianku padamu y mgkin memang kau harapkan. #Jangan pernah menggantung fotomu pada matahari, karn pasti akan mustahil untuk kau menatapnya dg dalam. Sulit untuk aku bersamu, shingga pantas kau sngjakan aku benci, dan kinilah kau menang krna aku sudah berhasil muak kepadamu. Aku tahu, ini jalan Allah, Allah sngaja menunjukkan keburukanmu melalui merka kpdaku shingga mnjadi mudah bagiku untuk memusnahkanmu. Aku akan kembali ke jalanku y lurus, inilah garisNya. Ini cara cepat move on, agar aku tahu apa isi dri halaman selanjutnya y belum aku baca sebab aku sudah mentok di halaman akan driimu dalam 2 bulan ini. Thankss so much kau y aku rindu dan aku impikan kmrin waktu. Kau ada dalam silamku, ingatlah bahwa kau pernah bersamaku dalam salah yang fatal, kau pernah mengkhianati suci y kau halalkan. Kau pernah aku miliki dalam singkat, dan kau pernah mengharapkanku. ingat itu!!! Selamat malam hatiku y kmrin bersemi bunga untukmu, malam ini bunga2 if sudah aku racuni dengan pupuk kebencian y bgtu kuat. Aku pastikam bunga2 di taman itu akan punah sebelum waktu y aku targetkan lalu. Salam BC y selalu aku krim kpdamu sbgai tanda aku ingin kau sapa di BBM. E.F.F

Selasa, 29 Maret 2016

Bahan Ajar



Nama : Elfiyani


MK    : BIPA
KATA SANDANG DAN KATA SAMBUNG

KATA SANDANG DAN KATA SAMBUNG

1. 
Pengertian Kata Sandang
Kata sandang adalah suatu kata yang tidak memiliki arti atau makna khusus yang digunakan sebagai penjelas kata benda yang diletakan sebelum kata benda. Kata sandang disebut juga artikula atau artikel. Kata sandang merupakan salah satu jenis dari ragam kosakata dalam bahasa Indonesia. Kata ini hanya berfungsi sebagai pengiring dan diletakkan atau mengikuti kata–kata tertentu, sehingga makna kata sandang sendiri tergantung dengan makna kata yang ada di belakangnya.
Kata sandang berperan sebagai pewatas atau kata yang membatasi suatu kata benda, artinya, kata ini akan memberikan tanda tersendiri dari suatu benda tertentu sehingga maknanya bisa jadi lebih sempit atau fokus atau terbatas. Penggunaan kata sandang ini dapat dibedakan dalam beberapa bentuk atau macam. 

2.  Bentuk-bentuk Kata Sandang
Ada beberapa bentuk kata sandang yang dikelompokan berdasarkan fungsinya. Berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis kata sandang.

a.   Kata sandang yang menyatakan jumlah tunggal
Kata sandang seperti sang, sri, hang, dang, hyang memberikan makna seorang atau tunggal pada kata sesudahnya. 

1. Sang 
Sang biasa digunakan untuk panggilan manusia, benda mati atau makhluk hidup lainnya bertujuan untuk meninggikan martabat atau menyindir.



Contoh:  
-          Sang raja memberikan tahtanya kepada ahli waris. (meninggikan martabat)
-          Sang lembu sepertinya tidak menjelajah lagi hari ini. (menyindir)
-       Setiap  hari Senin pasti Sang Merah Putih  berkibar di langit. (meninggikan martabat)Raihan adalah sang pengemis cinta. 

2. Sri
Kata sandang Sri digunakan sebagai penyandang nama manusia yang kedudukannya lebih tinggi.

Contoh:
-          Sri Sultan  Herman meninggalkan keraton untuk melihat rakyatnya.
-          Sri baginda raja memerintahkan seluruh rakyatnya untuk datang ke acara peusijuk anaknya. 
-          Sri Sultan Hamengkubuwono X sedang mengikuti acara maulid di AAC Dayan Dawood.

3.      Hang
Kata sandang hang juga digunakan untuk menghormati seseorang, tetapi digunakan pada sastar lama.
Contoh:
-          Hang  Herman merupakan orang tertampan  di FKIP.
-          Sarah  melihat Hang  Kudus  sedang menolong orang yang kesulitan di tepi jalan.
-          Hang Tuah bertemu dengan Hang Johan  untuk berunding mengenai pernikahan cucu mereka Elfi.
-          Hang Budi menemui siswanya di laboratorium bahasa.
Tiada seorang pun yang berani terhadap Hang Beni

4.      Dang
Penggunan kata sandang “Dang” sama seperti “Hang”, tetapi khusus untuk wanita.
Contoh:
-          Dang Mella dilamar oleh Hang Wanis.
-          Sungguh elok paras Dang  Elfi sehingga membuat semua pria di  istana Pase memperebutkannya.
-          Semua orang mengagumi kebaikan hati Dang Suarni. 
-          Dang Siti Novia meminta untuk dibelikan minuman oleh anaknya.
-          Dang Maisarah  menikah dengan Hang Kudus.
-          Dang Lia sedang pergi ke pasar Lamnyong.


5.      Hyang
Khusus untuk kata sandang Hyang digunakan untuk menyebut dewa dan dewi.

Contoh:
Umat Hindu di Indonesia menyembah tuhan mereka, Hyang Widhi.
Hyang Sri merupakan dewa percintaan.

6. Yang 

Kata sandang “Yang” biasanya digunakan sebagi pembentuk atau pengganti nama Tuhan.

Contoh:
Yang Maha Pengampun, Ampunilah semua dosa-dosaku dan orang tuaku.
Perpisahan antara pasangan Elfi dan Mach  sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.
Mohonlah rizki kepada Yang Maha Kaya.
Kita harus meminta kepada Yang Maha Memberi.

b.  Kata sandang yang menyatakan jumlah jamak/kelompok.
Kata sandang seperti para, umat dan kaum menyatakan kelompok orang tertentu.

1. Para
Kata sandang “para” digunakan untuk menegaskan sekelompok manusia yang memiliki suatu kesamaan tertentu.

Contoh:
Para dokter sedang membedah  seorang pasien kanker di ruang operasi.
Para guru diberi bimbingan oleh menteri pendidikan.  
Para pembalap memacu  Landynya dengan cepat pada putaran terakhir.
Para mahasiswa semester 6  sedang berdiskusi  tentang pernikahan.
Para dosen sedang rapat.
Para  fans  Bergek melayangkan aksi protes kepada haters  terhadap komentar  mereka yang tidak bagus.
Keputusan Rektor untuk meliburkan kuliah selama 3 hari menjelang ujian akhir semester membuat para pemalas bersorak bahagia.


2. Umat
Kata sandang “umat” digunakan biasanya digunakan untuk menyatakan kelompok yang memiliki kesamaan dalam bidang agama.

Contoh:
Tahun  2016  umat islam akan melaksanakan ibadah puasa pada bulan Juni. 
Umat Islam memiliki hari Raya Idull Fitri sebagai hari yang suci, sedangkan Umat Kristen memiliki hari Natal.
Umat Nabi Muhammad SAW di Indonesia memperingati Isra’ Miraj dengan khusyuk. 
Untuk menghormati umat Hindu yang sedang menyepi, Umat Islam di Bali mengumandangkan adzan tanpa pengeras suara.
Tanggal 25 Desember adalah hari besar umat kristiani.

Umat Islam merupakan penganut terbesar di Indonesia
Di Aceh umumnya dihuni  Umat Islam.

3. Kaum
Kata sandang “kaum” digunakan untuk orang-orang yang memiliki pandangan atau ideology sama.

Contoh:
Kaum Soddom di Azab oleh Allah Swt karena perilakunya yang sangat menyimpang.
Saat ini, Kaum wanita lebih banyak dibanding dengan kaum lelaki, sehingga banyak lelaki yang memiliki istri lebih dari satu.
Kaum wanita mulai menunjukkan perannya dalam pemerintahan Aceh, contohnya Ibu Elliza Sa’aluddin.
Kaum wanita sudah banyak yang terjerumus efek kamera 360 dan B612.
Kaum lelaki tidak ingin memilih calon istri hanya melihat dari foto, apalagi jika berkenalan dari dunia maya, karena biasanya wajah di foto berbeda dengan asli.

 Kata sandang sebagai penunjuk kata ganti orang/kata benda yang bermakna netral atau seimbang.

Kata sandang seperti “Si” dan “Yang” biasanya digunakan untuk menunjukan suatu kenetralan atau keharmonisan pada kata yang disandangnya.

1. Si
Kata sandang “Si” digunakan untuk mengiringin nama seseorang, hewan dan membentuk kata sifat menjadi kata benda. 

Contoh: 
 
Si Boneng  itu berjalan dengan sangat lambat menuju kelas bahasa.
Sudah tiga bulan aku tidak  bertemu dengan Si Herman, Penulis Aceh yang terkenal itu.
Si tampan sedang nongkrong di Dek Mi.
Si Redha  mengajak Moro menemui orang tuanya di Aceh Selatan.
Si Azmi dijuluki  si gendut oleh seluruh anak Gemasastrin.
Si Niko dibentak oleh Hesti.
Si kancil sangat pintar sehingga dia bisa menipu buaya.
Si Emon  sedang pergi ke Paris.
Tidak ada satu orang pun yang mempercayai si pembohong.

2. Yang
Kata sandang “Yang” digunakan sebagai pembentuk kata benda dari frase atau kata yang dikhusukan sebagai kata ganti orang atau manusia.


Contoh:
Yang mengalami kecelakaan itu adalah tetangga dekatku.
Aku tak melihat orang yang memanggil namaku dari belakang.
Pak Denni  bertemu dengan orang yang telah ditunggu-tunggu olehnya.
Yang menang Agam-Inong Banda Aceh adalah Sandi Putra Kelana dan Elfiyani.
Ada cewek tanpa kaki di Toilet FKIP Unsyiah.

6.  Kegunaan Kata Sandang
Dalam bahasa Indonesia, artikel memiliki 3 kegunaan.
-       Partikel dapat digunakan sebagai gelar, misalnya sang Rajasri Sultan;
-       Mengacu pada kelompok, misalnya para pendetaumat manusia; dan
-       Untuk menominalkan, misal si Alisi terdakwa, dan yang mulia.
Kegunaan ketiga juga dapat terjadi sebagai bagian dari satu verba, misalnya bersitegang yang artinya "menjadi bersifat tegang".


7.  Kata Sambung
 Kata Smbung atau konjungsi adalah kata yang menghubungkan kata dengan kata dalam sebuah kalimat atau menghubungkan kalimat dengan kalimat dalam sebuah paragraf. Kata penghubung dalam bahasa Indonesia berarti kata tugas yang menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat: kata dengan kata, frasa dengan frasa, atau klausa dengan klausa.[1] Sedangkan pengertian yang lain dari konjungsi adalah kategori yang berfungsi untuk meluaskan satuan yang lain dalam konstruksi hipotaktis, dan selalu menghubungkan dua satuan lain atau lebih dalam konstruksi.




8.  Jenis-jenis

a.      Koordinatif

Penghubung Koordinatif yaitu konjungsi yang menghubungkan dua unsur kalimat atau lebih yang kedudukannya sederajat atau setara.
·         penanda hubungan penambahan misal: dan.
·         penanda hubungan pendampingan misal: serta.
·         penanda hubungan pemilihan misal: atau.
·         penanda hubungan perlawanan misal: tetapi, melainkan.
·         penanda hubungan pertentangan misal: padahal, sedangkan.

b.      Subordinatif

Penghubung Subordinatif yaitu konjungsi yang menghubungkan dua unsur kalimat (klausa) yang kedudukannya tidak sederajat.
·         Penghubung subordinatif atributif: yang.
·         Penghubung subordinatif tujuan: agar, supaya, biar
·         Penghubung subordinatif syarat: jika, kalau, jikalau, asal(kan), bila, manakala.
·         Penghubung subordinatif waktu: sejak, semenjak, sedari, sewaktu, tatkala, ketika, sementara, begitu, seraya, selagi, selama, serta, sambil, demi, setelah, sesudah, sebelum sehabis, selesai, seusai, hingga, sampai.
·         Penghubung subordinatif pengandaian: andaikan, seandainya, umpamanya, sekiranya.
·         Penghubung subordinatif konsesif: biar(pun), walau(pun), sekalipun, sungguhpun, kendati(pun).
·         Penghubung subordinatif pembandingan: seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, seperti, sebagai, laksana, ibarat, daripada, alih-alih.
·         Penghubung subordinatif sebab: sebab, karena, oleh karena, oleh sebab.
·         Penghubung subordinatif hasil: sehingga, sampai(sampai), maka(nya).
·         Penghubung subordinatif alat: dengan, tanpa.
·         Penghubung subordinatif cara: dengan, tanpa.
·         Penghubung subordinatif komplementasi: bahwa.
·         Penghubung subordinatif perbandingan: sama …. dengan, lebih …. dari(pada).

9.    Ciri-ciri Kata Sambung
a)    Berperan sebagai penyambung antara kata dengan kata yang sama jabatannya dalam kalimat.
b)    Berperan sebagai penyambung kalimat dengan kalimat, atau anak kalimat dengan anak kalimat .
Contoh kalimat :
1.      Konjungsi koordinatif
a.       Puluhan ribu anggota TNI dan POLRI dikerahkan guna mengamankan Pilkada DKI.
b.      Tidak hanya kehilangan rumah, tetapi ia juga kehilangan seluruh anggota keluarganya.
c.       Pemerintah mengajukan dua opsi yaitu menaikkan harga BBM atau menambah jumlah subsidi energi.

2.      Konjungsi subordinatif

a.       Kakaknya belajar demikian tekun, sehingga ia dapat peringkat pertama.
b.      Peraturan tersebut dibuat supaya tidak ada siswa yang membolos.
c.       Budaya kita akan diklaim oleh bangsa lain jika kita tidak menjaga dan melestarikannya.
d.      Karena ia sedang sakit, maka hari ini ia tidak masuk sekolah.
e.       Meskipun hari ini hujan deras, Rooney tetap berangkat ke sekolah.
f.       Pemerintah seolah-olah mengabaikan suara rakyat dengan rencana menaikkan harga BBM.
g.      Seandainya Pepe mau mengoper bola ke Pedro, maka itu akan menghasilkan gol bagi Chelsea.
h.      Semua orang berdoa sebelum mengawali aktivitas mereka masing-masing.
i.        Pemerintah menyatakan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan naik pada tanggal 1 April 2012.

3.      Konjungsi korelatif
a.       Aksi unjuk rasa menentang kenaikan harga BBM semakin berujung bentrok, baik di luar gedung DPR maupun di sejumlah daerah.
b.       Entah ditanggapi entah tidak, ia akan mengajukan usul itu.
c.       Jangankan teriak, berbicara pun suaranya tidak bisa keluar.
d.      Pada tahun 2012 ini, pemerintah tidak hanya berencana menaikkan harga BBM, tetapi ingin menaikkan juga harga TDL (Tarif Dasar Listrik).
e.       Kepemimpinan wasit J. Kuipers bukan hanya merugikan Real Madrid, melainkan dialami beberapa klub besar Eropa lainnya.
f.       Para koruptor sedemikian rupa mengamankan aset hasil korupsinya sehingga sulit untuk dilacak oleh pihak berwenang.
g.      Apakah Manchester United berhasil mempertahankan gelarnya musim ini atau rival sekotanya yakni Manchester City yang akan menjadi juara?

4.      Konjungsi antar kalimat
a.       Kami berencana bermain sepak bola sore ini, namun hujan deras menggagalkan rencana tersebut.
b.      Saya pergi ke Gramedia Sudirman, kemudianmengunjungi Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta.
c.       Yusril Ihza tidak setuju dengan adanya penambahan pasal dalam UU APBN-P 2012, oleh karena itu ia berencana mengajukan gugatan ke MK.
d.      Barcelona berhasil menghentikan ambisi AC Milan untuk melaju ke semifinal, sebelum itu Barcelona juga menghentikan langkah Bayern Leverkusen di babak 16 besar Liga Champions.
e.        Real Madrid akan turun dengan skuad terbaiknya,sebaliknya sang lawan yaitu Valencia tidak akan diperkuat dua pemain andalannya.
f.       Walaupun Real Madrid lebih diunggulkan untuk melaju ke partai puncak Liga Champions Eropa, sesungguhnyakekuatan kedua tim cukup berimbang dan merata di semua lini.
g.      Manchester United dan Manchester City mempunyai poin sama yakni 60, meskipun demikian Manchester City berhak menempati posisi pertama karena unggul produktivitas gol dari sang rival tersebut.
h.      Prestasi United di Liga Champions musim ini boleh dibilang kurang bagus, bahkan fase grup pun gagal mereka lewati.
i.        Manchester United kini unggul 9 poin dari Manchester City dan masih tersisa 2 laga lagi, dengan demikianManchester United dipastikan menjadi juara Liga Inggris Musim 2011/2012.

5.      Konjungsi antar paragraf
a.       Alkisah Bayan berhikayat......
b.      Sebermula ada seorang saudagar di negeri Syam,....


10.            Daftar Pustaka
Alwi, Hans dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta:  Balai Pustaka.
Kriddaleksana, Harimurti. 1994.  Kelas Kata Dalam Bahasa Indonesia. Jakarta:  PT Gramedia Pustaka Utama.