Selasa, 29 Maret 2016

Bahan Ajar



Nama : Elfiyani


MK    : BIPA
KATA SANDANG DAN KATA SAMBUNG

KATA SANDANG DAN KATA SAMBUNG

1. 
Pengertian Kata Sandang
Kata sandang adalah suatu kata yang tidak memiliki arti atau makna khusus yang digunakan sebagai penjelas kata benda yang diletakan sebelum kata benda. Kata sandang disebut juga artikula atau artikel. Kata sandang merupakan salah satu jenis dari ragam kosakata dalam bahasa Indonesia. Kata ini hanya berfungsi sebagai pengiring dan diletakkan atau mengikuti kata–kata tertentu, sehingga makna kata sandang sendiri tergantung dengan makna kata yang ada di belakangnya.
Kata sandang berperan sebagai pewatas atau kata yang membatasi suatu kata benda, artinya, kata ini akan memberikan tanda tersendiri dari suatu benda tertentu sehingga maknanya bisa jadi lebih sempit atau fokus atau terbatas. Penggunaan kata sandang ini dapat dibedakan dalam beberapa bentuk atau macam. 

2.  Bentuk-bentuk Kata Sandang
Ada beberapa bentuk kata sandang yang dikelompokan berdasarkan fungsinya. Berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis kata sandang.

a.   Kata sandang yang menyatakan jumlah tunggal
Kata sandang seperti sang, sri, hang, dang, hyang memberikan makna seorang atau tunggal pada kata sesudahnya. 

1. Sang 
Sang biasa digunakan untuk panggilan manusia, benda mati atau makhluk hidup lainnya bertujuan untuk meninggikan martabat atau menyindir.



Contoh:  
-          Sang raja memberikan tahtanya kepada ahli waris. (meninggikan martabat)
-          Sang lembu sepertinya tidak menjelajah lagi hari ini. (menyindir)
-       Setiap  hari Senin pasti Sang Merah Putih  berkibar di langit. (meninggikan martabat)Raihan adalah sang pengemis cinta. 

2. Sri
Kata sandang Sri digunakan sebagai penyandang nama manusia yang kedudukannya lebih tinggi.

Contoh:
-          Sri Sultan  Herman meninggalkan keraton untuk melihat rakyatnya.
-          Sri baginda raja memerintahkan seluruh rakyatnya untuk datang ke acara peusijuk anaknya. 
-          Sri Sultan Hamengkubuwono X sedang mengikuti acara maulid di AAC Dayan Dawood.

3.      Hang
Kata sandang hang juga digunakan untuk menghormati seseorang, tetapi digunakan pada sastar lama.
Contoh:
-          Hang  Herman merupakan orang tertampan  di FKIP.
-          Sarah  melihat Hang  Kudus  sedang menolong orang yang kesulitan di tepi jalan.
-          Hang Tuah bertemu dengan Hang Johan  untuk berunding mengenai pernikahan cucu mereka Elfi.
-          Hang Budi menemui siswanya di laboratorium bahasa.
Tiada seorang pun yang berani terhadap Hang Beni

4.      Dang
Penggunan kata sandang “Dang” sama seperti “Hang”, tetapi khusus untuk wanita.
Contoh:
-          Dang Mella dilamar oleh Hang Wanis.
-          Sungguh elok paras Dang  Elfi sehingga membuat semua pria di  istana Pase memperebutkannya.
-          Semua orang mengagumi kebaikan hati Dang Suarni. 
-          Dang Siti Novia meminta untuk dibelikan minuman oleh anaknya.
-          Dang Maisarah  menikah dengan Hang Kudus.
-          Dang Lia sedang pergi ke pasar Lamnyong.


5.      Hyang
Khusus untuk kata sandang Hyang digunakan untuk menyebut dewa dan dewi.

Contoh:
Umat Hindu di Indonesia menyembah tuhan mereka, Hyang Widhi.
Hyang Sri merupakan dewa percintaan.

6. Yang 

Kata sandang “Yang” biasanya digunakan sebagi pembentuk atau pengganti nama Tuhan.

Contoh:
Yang Maha Pengampun, Ampunilah semua dosa-dosaku dan orang tuaku.
Perpisahan antara pasangan Elfi dan Mach  sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.
Mohonlah rizki kepada Yang Maha Kaya.
Kita harus meminta kepada Yang Maha Memberi.

b.  Kata sandang yang menyatakan jumlah jamak/kelompok.
Kata sandang seperti para, umat dan kaum menyatakan kelompok orang tertentu.

1. Para
Kata sandang “para” digunakan untuk menegaskan sekelompok manusia yang memiliki suatu kesamaan tertentu.

Contoh:
Para dokter sedang membedah  seorang pasien kanker di ruang operasi.
Para guru diberi bimbingan oleh menteri pendidikan.  
Para pembalap memacu  Landynya dengan cepat pada putaran terakhir.
Para mahasiswa semester 6  sedang berdiskusi  tentang pernikahan.
Para dosen sedang rapat.
Para  fans  Bergek melayangkan aksi protes kepada haters  terhadap komentar  mereka yang tidak bagus.
Keputusan Rektor untuk meliburkan kuliah selama 3 hari menjelang ujian akhir semester membuat para pemalas bersorak bahagia.


2. Umat
Kata sandang “umat” digunakan biasanya digunakan untuk menyatakan kelompok yang memiliki kesamaan dalam bidang agama.

Contoh:
Tahun  2016  umat islam akan melaksanakan ibadah puasa pada bulan Juni. 
Umat Islam memiliki hari Raya Idull Fitri sebagai hari yang suci, sedangkan Umat Kristen memiliki hari Natal.
Umat Nabi Muhammad SAW di Indonesia memperingati Isra’ Miraj dengan khusyuk. 
Untuk menghormati umat Hindu yang sedang menyepi, Umat Islam di Bali mengumandangkan adzan tanpa pengeras suara.
Tanggal 25 Desember adalah hari besar umat kristiani.

Umat Islam merupakan penganut terbesar di Indonesia
Di Aceh umumnya dihuni  Umat Islam.

3. Kaum
Kata sandang “kaum” digunakan untuk orang-orang yang memiliki pandangan atau ideology sama.

Contoh:
Kaum Soddom di Azab oleh Allah Swt karena perilakunya yang sangat menyimpang.
Saat ini, Kaum wanita lebih banyak dibanding dengan kaum lelaki, sehingga banyak lelaki yang memiliki istri lebih dari satu.
Kaum wanita mulai menunjukkan perannya dalam pemerintahan Aceh, contohnya Ibu Elliza Sa’aluddin.
Kaum wanita sudah banyak yang terjerumus efek kamera 360 dan B612.
Kaum lelaki tidak ingin memilih calon istri hanya melihat dari foto, apalagi jika berkenalan dari dunia maya, karena biasanya wajah di foto berbeda dengan asli.

 Kata sandang sebagai penunjuk kata ganti orang/kata benda yang bermakna netral atau seimbang.

Kata sandang seperti “Si” dan “Yang” biasanya digunakan untuk menunjukan suatu kenetralan atau keharmonisan pada kata yang disandangnya.

1. Si
Kata sandang “Si” digunakan untuk mengiringin nama seseorang, hewan dan membentuk kata sifat menjadi kata benda. 

Contoh: 
 
Si Boneng  itu berjalan dengan sangat lambat menuju kelas bahasa.
Sudah tiga bulan aku tidak  bertemu dengan Si Herman, Penulis Aceh yang terkenal itu.
Si tampan sedang nongkrong di Dek Mi.
Si Redha  mengajak Moro menemui orang tuanya di Aceh Selatan.
Si Azmi dijuluki  si gendut oleh seluruh anak Gemasastrin.
Si Niko dibentak oleh Hesti.
Si kancil sangat pintar sehingga dia bisa menipu buaya.
Si Emon  sedang pergi ke Paris.
Tidak ada satu orang pun yang mempercayai si pembohong.

2. Yang
Kata sandang “Yang” digunakan sebagai pembentuk kata benda dari frase atau kata yang dikhusukan sebagai kata ganti orang atau manusia.


Contoh:
Yang mengalami kecelakaan itu adalah tetangga dekatku.
Aku tak melihat orang yang memanggil namaku dari belakang.
Pak Denni  bertemu dengan orang yang telah ditunggu-tunggu olehnya.
Yang menang Agam-Inong Banda Aceh adalah Sandi Putra Kelana dan Elfiyani.
Ada cewek tanpa kaki di Toilet FKIP Unsyiah.

6.  Kegunaan Kata Sandang
Dalam bahasa Indonesia, artikel memiliki 3 kegunaan.
-       Partikel dapat digunakan sebagai gelar, misalnya sang Rajasri Sultan;
-       Mengacu pada kelompok, misalnya para pendetaumat manusia; dan
-       Untuk menominalkan, misal si Alisi terdakwa, dan yang mulia.
Kegunaan ketiga juga dapat terjadi sebagai bagian dari satu verba, misalnya bersitegang yang artinya "menjadi bersifat tegang".


7.  Kata Sambung
 Kata Smbung atau konjungsi adalah kata yang menghubungkan kata dengan kata dalam sebuah kalimat atau menghubungkan kalimat dengan kalimat dalam sebuah paragraf. Kata penghubung dalam bahasa Indonesia berarti kata tugas yang menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat: kata dengan kata, frasa dengan frasa, atau klausa dengan klausa.[1] Sedangkan pengertian yang lain dari konjungsi adalah kategori yang berfungsi untuk meluaskan satuan yang lain dalam konstruksi hipotaktis, dan selalu menghubungkan dua satuan lain atau lebih dalam konstruksi.




8.  Jenis-jenis

a.      Koordinatif

Penghubung Koordinatif yaitu konjungsi yang menghubungkan dua unsur kalimat atau lebih yang kedudukannya sederajat atau setara.
·         penanda hubungan penambahan misal: dan.
·         penanda hubungan pendampingan misal: serta.
·         penanda hubungan pemilihan misal: atau.
·         penanda hubungan perlawanan misal: tetapi, melainkan.
·         penanda hubungan pertentangan misal: padahal, sedangkan.

b.      Subordinatif

Penghubung Subordinatif yaitu konjungsi yang menghubungkan dua unsur kalimat (klausa) yang kedudukannya tidak sederajat.
·         Penghubung subordinatif atributif: yang.
·         Penghubung subordinatif tujuan: agar, supaya, biar
·         Penghubung subordinatif syarat: jika, kalau, jikalau, asal(kan), bila, manakala.
·         Penghubung subordinatif waktu: sejak, semenjak, sedari, sewaktu, tatkala, ketika, sementara, begitu, seraya, selagi, selama, serta, sambil, demi, setelah, sesudah, sebelum sehabis, selesai, seusai, hingga, sampai.
·         Penghubung subordinatif pengandaian: andaikan, seandainya, umpamanya, sekiranya.
·         Penghubung subordinatif konsesif: biar(pun), walau(pun), sekalipun, sungguhpun, kendati(pun).
·         Penghubung subordinatif pembandingan: seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, seperti, sebagai, laksana, ibarat, daripada, alih-alih.
·         Penghubung subordinatif sebab: sebab, karena, oleh karena, oleh sebab.
·         Penghubung subordinatif hasil: sehingga, sampai(sampai), maka(nya).
·         Penghubung subordinatif alat: dengan, tanpa.
·         Penghubung subordinatif cara: dengan, tanpa.
·         Penghubung subordinatif komplementasi: bahwa.
·         Penghubung subordinatif perbandingan: sama …. dengan, lebih …. dari(pada).

9.    Ciri-ciri Kata Sambung
a)    Berperan sebagai penyambung antara kata dengan kata yang sama jabatannya dalam kalimat.
b)    Berperan sebagai penyambung kalimat dengan kalimat, atau anak kalimat dengan anak kalimat .
Contoh kalimat :
1.      Konjungsi koordinatif
a.       Puluhan ribu anggota TNI dan POLRI dikerahkan guna mengamankan Pilkada DKI.
b.      Tidak hanya kehilangan rumah, tetapi ia juga kehilangan seluruh anggota keluarganya.
c.       Pemerintah mengajukan dua opsi yaitu menaikkan harga BBM atau menambah jumlah subsidi energi.

2.      Konjungsi subordinatif

a.       Kakaknya belajar demikian tekun, sehingga ia dapat peringkat pertama.
b.      Peraturan tersebut dibuat supaya tidak ada siswa yang membolos.
c.       Budaya kita akan diklaim oleh bangsa lain jika kita tidak menjaga dan melestarikannya.
d.      Karena ia sedang sakit, maka hari ini ia tidak masuk sekolah.
e.       Meskipun hari ini hujan deras, Rooney tetap berangkat ke sekolah.
f.       Pemerintah seolah-olah mengabaikan suara rakyat dengan rencana menaikkan harga BBM.
g.      Seandainya Pepe mau mengoper bola ke Pedro, maka itu akan menghasilkan gol bagi Chelsea.
h.      Semua orang berdoa sebelum mengawali aktivitas mereka masing-masing.
i.        Pemerintah menyatakan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan naik pada tanggal 1 April 2012.

3.      Konjungsi korelatif
a.       Aksi unjuk rasa menentang kenaikan harga BBM semakin berujung bentrok, baik di luar gedung DPR maupun di sejumlah daerah.
b.       Entah ditanggapi entah tidak, ia akan mengajukan usul itu.
c.       Jangankan teriak, berbicara pun suaranya tidak bisa keluar.
d.      Pada tahun 2012 ini, pemerintah tidak hanya berencana menaikkan harga BBM, tetapi ingin menaikkan juga harga TDL (Tarif Dasar Listrik).
e.       Kepemimpinan wasit J. Kuipers bukan hanya merugikan Real Madrid, melainkan dialami beberapa klub besar Eropa lainnya.
f.       Para koruptor sedemikian rupa mengamankan aset hasil korupsinya sehingga sulit untuk dilacak oleh pihak berwenang.
g.      Apakah Manchester United berhasil mempertahankan gelarnya musim ini atau rival sekotanya yakni Manchester City yang akan menjadi juara?

4.      Konjungsi antar kalimat
a.       Kami berencana bermain sepak bola sore ini, namun hujan deras menggagalkan rencana tersebut.
b.      Saya pergi ke Gramedia Sudirman, kemudianmengunjungi Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta.
c.       Yusril Ihza tidak setuju dengan adanya penambahan pasal dalam UU APBN-P 2012, oleh karena itu ia berencana mengajukan gugatan ke MK.
d.      Barcelona berhasil menghentikan ambisi AC Milan untuk melaju ke semifinal, sebelum itu Barcelona juga menghentikan langkah Bayern Leverkusen di babak 16 besar Liga Champions.
e.        Real Madrid akan turun dengan skuad terbaiknya,sebaliknya sang lawan yaitu Valencia tidak akan diperkuat dua pemain andalannya.
f.       Walaupun Real Madrid lebih diunggulkan untuk melaju ke partai puncak Liga Champions Eropa, sesungguhnyakekuatan kedua tim cukup berimbang dan merata di semua lini.
g.      Manchester United dan Manchester City mempunyai poin sama yakni 60, meskipun demikian Manchester City berhak menempati posisi pertama karena unggul produktivitas gol dari sang rival tersebut.
h.      Prestasi United di Liga Champions musim ini boleh dibilang kurang bagus, bahkan fase grup pun gagal mereka lewati.
i.        Manchester United kini unggul 9 poin dari Manchester City dan masih tersisa 2 laga lagi, dengan demikianManchester United dipastikan menjadi juara Liga Inggris Musim 2011/2012.

5.      Konjungsi antar paragraf
a.       Alkisah Bayan berhikayat......
b.      Sebermula ada seorang saudagar di negeri Syam,....


10.            Daftar Pustaka
Alwi, Hans dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta:  Balai Pustaka.
Kriddaleksana, Harimurti. 1994.  Kelas Kata Dalam Bahasa Indonesia. Jakarta:  PT Gramedia Pustaka Utama.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar