Bermimpi satu kesengan harianku. Berbagi dengan dia yang meminta. Ramah dengan semua yang menantiku jika ia yang kupinta. Tiada jeda pada seribu kata y kututur juga yang tertulis. Semua hal sama hingga takut bukanlah pilihan. Menyatakan segala yang nyata adalah jatiku. Meski gelas itu sudah pecah, bagiku akan tetap sama bila sudah disatukan kembali. Aku mengalir seadanya, bagaikan asa sang penantiku. Itulah Aku, PiePop.
Jumat, 27 Mei 2016
Malam
Angin mulai bersiul kencang
Hujan mulai menangis ringan.
Sejuk percikan air matanya mulai menjilat dinding kamarku
Nyamukpun dengan nafsu mencumbuiku dalam gelap :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar