Entahlah....
Akupun tak pasti
Bukankah aku sedang bimbang?
Entahlah, akupun tak tahu kenapa
Mungkin telah masanya kenangan mencabik-cabik batinku
Mungkin memang sakit ingin bertamu di hariku
Entahlah, mungkin kamu memang tak lagi sudi hinggap di hatiku
Bukan hanya dirimu yang membuat rinduku meluap
Kau tahu apa?
Candamu, manjamu, rayumu, bujukmu, lembutmu dan kasihmu
Semua itu yang tiada pernah henti aku panggil dalam mimpiku
Aku bagaikan daun yang gugur
Kau laksana air yang dinanti di musim kering
Sayangnya, tanpa iba kau bahkan enggan menghujaniku
Entahlah, mungkin layu lebih senang berteman denganku
Mungkin memang kau tak ingin memberiku jalan
Agar aku menemukan pintu menuju hatimu yang laksana baja itu
Entahlah, aku masih terus bimbang
tak pasti kapan ini akan berakhir.
Darussalam, 10 Nov 2016
Fistar Leasa,Brjl
Tidak ada komentar:
Posting Komentar