Minggu, 13 Mei 2018

Ustadzah Halimah Alaydrus :
kemampuan menjaga lisan dari aib orang
.
kisah tentang ulama yang bernama Syekh Hatim Al Asham
.
suatu ketika Syekh Hatim lagi di tempat dia belajar, ada perempuan mau menayakan masalah pribadi. Syekh Hatim mempersilahkan perempuan itu untuk masuk kedalam ruangan
.
perempuan : yaa Syekh, saya mau bertanya masalah rmh tangga ( tiba-tiba keluar kentut besar dari si perempuan ini )
.
perempuan ini kentut di depan Syekh Hatim. betapa malunya si perempuan ini luar biasa
.
Syekh Hatim tau perempuan ini malu. beliau berusaha menutupi aib itu dengan bertingkah seakan kurang pendengaran
.
Syekh : kamu kayaknya ada bicara sesuatu yah?
.
perempuan : iya Syekh. mau bertanya masalah rumah tangga
.
Syekh : maaf boleh lebih keras lagi? ( berkali-kali Syekhnya begini sampai pada akhirnya Syech menyahut pertanda beliau sudah dengar dengan jelas
.
wah perempuan ini seneng karena merasa Syekh tidak mendengar ketika dia kentut. lalu setelah dijawab pertanyaan perempuan itu, dia pamit pulang
.
Syekh Hatim berfikir, perempuan ini tinggalnya dekat di sekitar rumahnya Syekh. Syekh khawatir perempuan itu bisa tau kalau Syekh Hatim pendengarannya tidaklah berkurang dan timbul rasa malu dari perempuan itu
.
maka selama masa hidupnya perempuan ini, Syekh Hatim menjadi orang yang seakan-akan pendengerannya kurang, hanya demi menutupi perempuan ini dari rasa malunya
.
beginilah ulama-ulama kita. beginilah kita seharusnya. bukannya malah kesenangan menyebarkan aib orang ketika kita mengetahuinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar