Kamis, 03 Desember 2015

Percikan Sejuk

Air sambung......
brammmm
tik-tik-tik
titipan zat maha kaya
turunan langit tujuh genangan bumi luas

bruuummmmmm
kadang tiba tanpa henti
kadang hilang entah kemana
sekali tiba meresahkan seluruh hamba

tidur malampun tak lagi tenang
sebab kau terlalu rindu pada alam permai
kau kini sebab masamu
tapi tak inginkah kau tidur untuk sesaat?

tak inginkah kau menyapa kami dengan kelembutan?
kami rindu
kami butuh
tolonglah jangan jerat kami
lepaskanlah
dari genanganmu
kau menyisipkan duka pada cucu pemula jagad

bukan kami tak sudi
bukan kami tak harap
kami lelah menyingkirkanmu

oh hujan....
siramanmu terlampau indah
percikanmu terlampau sejuk
genanganmu teramat sangat mematikan kami
matikan kami dengan terlalu pelan
maka akan matilah kami.

Banda Aceh, 22 November 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar