Dalam mencintai "utak" memang tak pernah mampu berperan dengan baik. Bahkan dia vakum untuk berjalan.
Alahom, alahom, alahom. Han ek le kupike sabe-sabe aku salah. Alahom alahom alahom. Bek le ta marit manteng. Alahom alahom alahom tanyo pih hana talo sapu.
Kakeuhlah, meunan ju. Utak Na?? Bek paniklah!!
Ule na, idong na, mata na, dumpu na. UTAK SAGAI HANA. Pu tapeugah man, ATE (hati) pih tan....
Hei, mudah sekali bukan kata-kata kasar itu terlempar dari bibirmu?
Benarkah hatimu yang membisik agar aku lumpuh dan melenyapkan segalanya??
Betapa arus menghanyutkan
Menenggalamkan semua mimpi
Terbakar sudah segala amal
Lenyap sunah dan wajibpun melayang entah ke mana
Semua karena arus teramat buas
Lalu hati?
Ingin kupatahkan namun daya terbuai
Berharap kasih dan sayang menyatu dalam ancang-ancang.
Pintamu menyakitkan
Melewati arus dengan pasrah
Apa kau kira angan itu akan tenggelam?
Memang tidak, tapi demi hulu aku merela
Akhirnya kau dan aku terpahat tak menentu dalam sedetik waktu yang tak berbekas
Tak ada sesal sebab murka pada-Nya aku sngajakan
Tapi kekejamanmu sungguh sulit aku memberi tafsir
Jangan menuntut, aku mengiyakan
Semua demi kau agar kisah silam tak terulang
Milikmu hanya miliknya
Lantas kenpa kaau beri juga untukku?
Karna aku meminta??
Tak kuasakah kejam dan kasarmu menolak?
Tidak ada tuntutan, tapi harapan menari dalam hayalan
Mengapa egomu begitu beraja sayang?
Tak mudahkah kemesraan itu menjadi milikku?
Bingkai semalam selalu kau retakkan dengan bisu yang tak ada makna??
Seolah kau dan aku bukan sepasang di waktu lalu??
Salahkah hati yang merindu?
Salahkah hati yaag ingin disapa??
Tak memaksa, hanya ingin sedikit bahasmu tentang harga dari pengorbanan.
Tak apalah, DIA tak ingin aku jauh
DIA teramat sayang kepadaku
DIA ingin aku kembali meski merah dan kotor masih ingin aku semaikan di lembaranku.
Semua demi kau yang aku gilai.
Pahamilah meski tanpa balasan rindu
Setidaknya akui kebersamaan itu!
Betapa kebodohan telah setia menemaniku
Betapa otak tak mau menyapaku
Lon memang hana utak, sebab utak telah dibutakan oleh cinta yang tak akan pernah terwujud. Tapi aku selalu menjalani semuanya dengan suka dan rela.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar