Minggu, 08 Januari 2017

Intip-intip WAnya saja Kemampuanku

Meski kau marah dan telah menghukumku tapi aku tetap merindukanmu. Aku tak perduli atas keputusan y kau beri, jika itu yang terbaik padaku silahkan lakukan y membuatmu bahgia. Mungkin dg cara itu waktuki untuk bersamamu akan semakin banyak.

Kethuilah, aku sudah ikhlas dg apapun y terjdi, hanya satu kegelisahanku. Aku sudah trlanjur beradu kta denganmu shingga untuk menyapamu menjadi satu halangan bagiku, padahal setiap saat aku memeriksa Whatsappmu hnya untuk menyapa dan sebagainya tapi selalu saja gagal.

Aku rindu, sungguh sejak hari itu aku mulai menggilaimu seperti kadar y dulu. Apa kau tak paham?? Maafkanlah aku, berilah aku peluang untuk bertegur sapa lagi denganmu.

Aku berharap kau lupa pada perdebatan yang tak sadar aku lampaui itu. Aku ingin kau bermain peran di luar statusmu lagi. Lupakan siapa aku dan kau, aku hnya ingin bercengkerama hati denganmu kembali.

Sungguh, aku rindu sekalii.....
(Pimen), Darussalam, 9 Januari 2016 Fw

Tidak ada komentar:

Posting Komentar