Minggu, 22 Juli 2018

Menghapus Semua Kontakmu Lagi

Apa kamu merasa terjebak dengan masa lalu aku? Iya?
Jadi kamu merasa aku ngk pantas buat kamu yg sesempurna itu ? Oke, fine! Aku terima, tapi kenapa gk jujur?

Kenapa harus dengan cara diam dan menghindar?

Aku gk tau, apa yg sebenarnya kamu rasakan itu aku gk bisa tebak. Kamu gk pernah terbuka dan jujur. Meski katamu kamu udh jujur, tpi aku merasa ya itu cuma alasan manis yang aku gk bisa yakin.

Bukan aku yg udh gk bisa percaya sama kamu, tpi ketika aku mencoba yakin dg kata2 kamu, kamu sendiri yg membuat aku ragu lagi.

Kalau ditanya, kamu selalu bilang masih sayang, anggap aku kekasih mu, masih pacaran, gk mau putus, sibuk, banyak kegiatan, ke gunung, dll...
Pertanyaannya, sesibuk apa sih?

Dulu kenapa ngk gitu?
Alah, percuma bahas ini ini aja, toh kamunya juga gk pernah akurat menjawabnya. Udh tau aku ragu, kenapa gk cerita dg jelas semuanya?

Kamu udh gk nyaman sama aku? Kenapa harus bersandiwara? Mau buat aku yg mundur perlahan sndiri?

Kmrin, dg kamu bilang masih sayang, aku termakan omonganmu. Sampai teman aku pun yg awalnya gereget juga dgr sikap kamu akhirnya ikut terbodoh kan juga minta aku bertahan aja dlu.

Aku buka hati lagi untuk mencoba baik seperti sebelumnya kayak gk pernah ada masalah. Tpi apa? Klo udh beda ya memang akan beda. Dampaknya interaksi kita kayak orang udh saling bosan, aku gk tau mau ngomong apa meskipun rindu, apalagi kamu.

Akhirnya sering mati bgtu saja kalau pas lagi telponan. Terus setelah aku banyak2 komen, kamu udh nampak kayak mau berubah. Akhirnya aku senang dan bahagia.

Aku tetap mencoba kayak gk ada maslah, senang dg kehadiran kamu lagi meskipun hanya selalu miskol doank. Sampai hampir seminggu kamu mulai membuka diri dan mencoba baik, aku tahu, aku senang dan berharap itu bisa bertahan lama.

Tapi ternyata? Aku salah. Klo orang EMG udh gk nyaman, mau dipaksa gimana pun ya dia memang akan bosan.

Itu kan yg kamu rasa?
Aku benar2 rindu kamu, sampai berturut turut 2 malam aku mimpiin kamu. Mimpi pertama, kamu selingkuh dan menikah dg perempuan lain tanpa sepengetahuan aku.

Sepanjang hari aku teringat kamu, tpi aku pendam rasa rindu itu sampai akhirnya aku salat dan aku berdoa

"Ya Allah, jika memang dia dan aku berjodoh, dekatkanlah kami. Jauhkan dia dri aku klo dia bukan jodoh terbaik untukku. Jika dekat dg nya membuat aku jauh darimu, tlong jauhkan kami. Jika dg kehadirannya aku akan semakin baik dan imanku terjaga, tlong dekatkan kami. Aku lebih ikhlas kehilangan dia dari pada harus kehilangan-Mu"

Saat doa itu kuucapkan, bukan aku tak berpikir akibat dari doa ku. Tapi krna aku berusaha ikhlas dg segala ketentuan Allah dan berusaha senang dg apapun yg Allah takdirkan kepadaku.

Aku percaya, Allah punya cara dan kekuasaan yg akan mampu menyatukan kita bila memang kita pantas  untuk bersama. Allah pasti akan pisahkan kita meski saat ini kita jaga erat hubungan kita.

Saat doa itu aku ucapkan, aku menangis. Aku sedih, aku teringat dg semua kenangan yg ada sama kamu.

Lalu aku berpikir, aku yakin klo kita memang gk jodoh. Sudah pasti, aku akan kehilangan kamu selamanya. Mimpiku untuk hidup berkeluarga dan menjadi ibu dari anak anakmu akan kandas begitu saja. Aku tidak akan bisa lagi memandangmu dg puas. Aku tidak akan lagi mendengar suaramu yg kusukai itu.

Aku terus berpikir bagaimana rasanya aku akan kehilanganmu. Aku begitu ngilu membayangkannya. Aku sampai tak kuasa untuk melanjutkan khayal burukku itu.

Aku benar2 gk mau kehilangan kamu, aku gk kuat berpisah dan melepaskan kamu begitu saja apalagi tanpa bertanya alasan yg pasti kepadamu. Aku benar2 tidak ingin meninggalkanmu sepihak.

Tapi, kau benar2 membuatku tersiksa, tanpa kabar begitu.

Aku seakan tak percaya dg semua alasanmu. Aku sudah tak kuasa membendung rinduku. Akhirnya, aku telpon kamu malam itu dg menangis.

Sungguh, aku menangis dari hati dan bukan lelucon. Aku benar2 sakit merasakan kamu dimiliki orang lain seperti dalam mimpiku.

Aku senang, krna malam itu berbeda x kamu memiskol aku. Tapi stelah malam itu? Kamu kembali hilang kabar, tak ada sapa atau apapun.

Akhirnya malam itu, aku mimpi kamu lagi.
Kali ini mimpiku baik, dg namamu, tapi bukan wajahmu. Aku bermimpi kau melamarku. Tapi aku tidak suka dg hantaran yg kau bawa. Tpi aku menerima mu dg sepenuh cinta ku yg tulus.

Aku berniat memberi tahu mu, tapi kau tak ada kabar balasan dari SMS yg aku kirim.

Hingga malam hari pun tiba. Aku tak pernah bisa lupa dari mengingatmu.

Aku membayangkan chat kamu masuk, panggilan video dari kamu, panggilan suara dari kamu. Saking rindunya, aku mencoba menghubungi kamu dg nomor 59 itu lagi.

Sesuatu yg aku takutkan pun terjadi.

Yg angkat adalah seorang perempuan. Aku ragu itu suara ibumu, krna suara itu masih sangat muda.

Tak ada telpon atau SMS balik. Apa kamu udh ke gunung atau tidak aku tak tau.

Yg saat itu aku pikirkan adalah "Kamu sengaja suruh seorang perempuan untuk angkat telpon itu krna kamu gk mau bicara. Kamu bosan?  Gk suka. Iya?

Entahlah, aku bukannya gk berniat sopan, jujur seandainya aku tau ibumu sudah kenal aku dg baik, aku pasti akan bicara dg sopan padanya bahwa aku mencarimu, tpi krna aku yakin mereka belum kenal aku, akhirnya aku putuskan untuk diam saja lalu mematikan hp itu lagi. Aku malu bicara krna aku seorang perempuan, masak cari laki2 malam2 gini?

Akhirnya, dg perasaan menyesal, gk enak dll. Aku pun teringat, klo kamu EMG mau ke gunung, kenapa sekali bawa HP sekali tidak? Siapa cewek tadi?

Hrusnya kamu kan bisa sms atau miskol aku pas mau berangkat. Ini ngk

Akhirnya, dg berbagai rasa, aku relakan hati untuk hapus semua kontak nomor hp Abg mu, 22 nomor mamak kamu, nomor Keude dan nomor pribadi mamak, aku hpus.

Bahkan sampai ke nomor Abg dan temanmu yg pernah aku simpan.

Sbelum aku hpus, aku simpan dlu semua kenangan ini. Nomor, riwayat panggilan kita, hp atau semua chat2 nya, termasuk SMS pun...

Demi tujuan agar aku tahan diri untuk bisa melupakan selama aku gk hungi kamu.

Dari hati, aku masih menunggu kabarmu, menunggu nomormu masuk ke layar hp aku. Dan aku akan tetap menyayangimu.

Sebentar lagi udh Agustus, dan sampai detik ini, berita pertunangan dan lamaran dari kamu juga blum ada seperti janjimu dlu. Yaudah, aku belajar anggap bahwa itu tak akan jadi kenyataan...

Bukan aku kekanak-kanakan. Tpi dg menhapus akan membuat aku lebih mudah untuk move on. Jika memang kamu udh gk niat datang dan melanjutkan hubungan sama aku.

Selasa, 17 Juli 2018

Say No To Pacaran

Sumber : Akun FB Belajar Agama Islam

Percakapan antara Akhy dan ukhty ..
Tentang apa ??? Simak sendiri 😁 ..
Karena kalian akan menemukan jawaban dari seorang wanita yg hebat ... ☺

Akhy: Assalamu'alaikum Ukh.

Ukhty: Wa'alaikumussalam ya akhy.

Akhy: Pengen Tanya boleh..??

Ukhty: Ya tafaddhol. Kalo Ana tau ya dijawab.

Akhy: Apa sih Cara terampuh tentang MOVE ON..??

Ukhty: Hihi.. jangan tanyakn Hal itu ke Ana.
Kan tau Akhy, Ana nggk Pacaran.

Akhy: Meski Nggk pacaran. Mungkin ukhty punya Prinsip Move ON..??

Akhy: Ya Akhy. Ada 1 cara Move On Terampuh..!!
Hanya orang" yg mau Melakukan nya yg bakal Sukses.

Akhy: Apa ukh apa..??

Ukhty: Ya Berhenti pacaran. Sebab Kalo skrng Akhy move On. Lalu pacaran Lagi, itu sama saja menanam bibit Move On baru.
Move on Tidak di ukur kapan BISA tapi kapan MULAI.
Dan Yang membuat akhy sulit Move on Bukan Kenangan kan..??
Tapi karna sulit MERELAKAN.

Akhy: Iya..

Ukhty: Ya Akhy. Terpenting Dalam Move On itu NIAT nya lalu Usaha nya

Akhy: (Mulai Tertarik)

Ukhty: Apa ada Bahasan lagi..??

Akhy: Ukh. Ta'aruf yukk :")

Ukhty: Haaah..??

Akhy: Iya Ta'aruf. Tapiii.

Ukhty: Tapii..?? Tapi apa..?? Kita ketemu dulu gitu..?? Jalan makan bareng gtu..??

Nggk...!! Ta'aruf skrg isi nya Pacaran.
Itu namanya Minta Pacaran mengatas namakan TA'ARUF..!!

Akhy: (malu) Emng kriteria pria idaman Ukhty sprti Apa..??

Ukhty: Sederhana saja.
Tidak suka Menunda sholat.
Tidak suka menunda Janji.
Tidak suka Menunda Pekerjaan.
Dan tidak MENUNDA PERNIKAHAN.

Akhy: Klo Pria paling Istinewa di mata ukhty sprti apa..??

Ukhty: Pria paling istimewa itu
Yang GEMAR menangis di malam hari
Dan senang Menebar senyum di siang Hari.

Akhy: Alasannya..??

Ukhty: Karna. Klo Pria Menangis di malam hari sebab ingat dosa nya. Dia pria Yang Pantas ku Tunggu. :")

Dosa yg menyebab kan ia ke neraka saja di ingat.
Apalagi aku yg membantu dia menuju syurgaNya.

Akhy: Meski dia gak Tampan..??

Ukhty: Tampan Rupa memang menyejukan mata.
Tapi apa artinya mata sejuk jika Hati biru Lebam karenanya..??

Akhy: Meski dia gak kaya..??

Ukhty: Kaya memang dapat membeli segalanya. Namun kekayaan tak dapat membeli syurga...!!

Akhy: Jika lelaki mencintaimu karna suara mu yg memikat..??

Ukhty: Siapa yang Akan menemani ku kelak jika mulut ku mulai menelan OBAT..??

Akhy: Jika karna ke elokan Tubuh yg kamu miliki..??

Ukhty: Siapa yang akan menemani ku nanti jika Raga ini Rapuh..??

Akhy: Apa yg ukhty lakukan jika dilanda Rindu terhadap Jodoh..??

Ukhty: Do'a jalan pintasku untuk Menyapa nya.
Sebab do'a sesuatu yang mustahil pun bisa Mustajab.

Akhy: Apa obat paling mujarab ketika dilanda cinta..??

Ukhty: "Tidak Ada obat paling mujarab dalam penyakit cinta selain MENIKAH."
(Ibnul Qayim)

Akhy: Ada ga sih Hal yang membuat wanita terasa Di HINA..??

Ukhty: Ya ada. Penghinaan bagi Wanita ialah
"Ketika ia di cintai PRIA namun tak ada NIAT untuk MENIKAHI."
(Ummu Khadijah)

Akhy: Apa nggak bosan Malam minggu slalu sendirian..??

Ukhty: hehe... Malam Minggu itu tak PENTING.
Yang penting itu MALAM LAMARAN.

Akhy: Apa sih yang diharapkan wanita..??

Ukhty: Wanita bosan diberi Janji.
Mau nya cincin langsung melingkar dijari (KHITBAH)

Akhy: Kado terindah bagi wanita..??

Ukhty: MAHAR

Akhy: Moment terindah..??

Ukhty: IJAB QABUL..!!

Akhy: Apa ukhty sedih ketika tidak di bersamakan dengan seseorang yg slalu ukhty sebut nama nya dlm do'a ukhty..??

Ukhty: Aku tidak sedih ketika aku tidak dibersamakan dengan pria yg selalu ku sebut nama nya dalam Do'a.

Karna Aku yakin aku akn dibersamakn dengan pria yg slalu menyebut nama ku dalam do'a nya.

Akhy: Maksud nya..??

Ukhty: Aku Bersyukur jika doa ku terkabul.
Tapi aku sujud syukur jika Aku jadi jawaban dari do'a seseorang.

Akhy: Apa sih Hal yg membuat ukhty segitu Kuat memegang Prinsip nggk Pacaran..??

Ukhty: Aku tanya. JODOH siapa yang Ngatur..??

Akhy: Allah lah.

Ukhty: Jodoh di tangan siapa..??

Akhy: Tentu Allah.

Ukhty: Toh kamu Tau jodoh Allah yang Atur.
Tugas kita tinggal deketin yang Ngatur.

Apa Akhy yakin sama Allah..??

Akhy: TENTU sangat Yakin.

Ukhty: DUSTA..!! Klo Rasa Yakin mu TINGGI, Mustahil akhy pacaran.
Sebab Yang pacaran itu di cap MENDAHULUI TAQDIR.

Akhy: Tapi kan kalo gak pacaran Gimana saling kenal nya ukh & biar saling bantu menuju pelaminan.

Ukhty: Akhy.. Allah tidak sulit untuk Menjodohkan Hamba-Nya jika mereka sudah SIAP.

Karena prinsip pernikahan bukan karena KESEPIAN tapi karena KESIAPAN.

Akhy: Jadi pokoknya kalo sudah saatnya jodoh pasti BERTEMU..?? Gitu..??

Ukhty: Haha.... Klo jodoh itu bukan pasti BERTEMU tapi Pasti MENIKAH.

Akhy: Bisa Aja.. Hee. Jadii tugas kita MEMPERBAIKI diri gitu..??

Ukhty: Na'am. Tapi niatkan Memperbaiki diri karna ALLAH bukan Karna JODOH.

Akhy: Hehe... Terus cara supaya dapat jodoh pintar ngaji. Menjaga Sholat. Berbakti sama orang tua & Jujur.
Gimana..??

Ukhty: Cara nya cuma SATU.
Bawa diri kita kepada LEVEL tersebut.

Karna sifat jodoh kadang tak jauh dengan sifat kita.

Kan "Ath-thoyyibuna liith-thoyibat" kata Allah.
Orang baik hanya untuk yang BAIK.

Akhy: Ya Akhy faham skrg. (terharu)

Ukhty: Akhirul kalam.
.
.
Dari dialog diatas, apakah masih mau pacaran...??
.
🍃 Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa =D

🍃 Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

🍃 Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin

🍃 NB: JIKA ANDA MENDUKUNG PERJUANGAN DAKWAH FANSPAGE INI, KAMI MINTA DO'ANYA & BANTU SHARE POSTINGAN INI BIAR SEMAKIN BANYAK YANG BISA MEMETIK MANFAAT... DAN SEMOGA BEKAL AMAL JARIYAH BAGI ANDA... AAMIIN…!!!
-
-
-
🍃 SHARE = DAKWAH = PAHALA
🍃 NUMPANG BAGI2 REZEKI…

LOWONGAN KERJA..!!!
TERBUKTI: Modal CUMA 50rb, penghasilan sampai 6jt/bln. bagaimana caranya?? buruan pelajari rahasianya,..!!!
klik disini : ===> http://www.AmanahProfit.com/?id=sukses2
(y)
<===
(Y) (Y) (Y) …

💦 💦 💦

Senin, 16 Juli 2018

BAHAGIANYA IBUKU KARENA HALAMAN YANG BERTAMBAH

Seandainya aku tahu begitu mudah cara membahagiakannya, pasti dari dulu aku sudah memperbanyak halaman-halaman itu. Sayangnya, aku hanya mendengar cerita-cerita orang saja yang mengatakan "Ibu kita pasti bangga ee kalau kita bisa selesai skripsi dengan cepat". Aku hanya tau cerita itu, tapi belum bisa menikmatinya sendiri, sehingga untuk mencapainya aku belum begitu bersemangat meski aku tahu, diamnya aku justru semakin membuatnya terluka.

Hari ini, sesuatu yang tak pernah aku bayangkan bagaimana responnya bila kabar baik aku sampaikan walau hanya secuil kabar saja. Seperti biasa, Mak ku pasti menelpon setiap harinya.

Saat sedang menarikan jemariku di atas tombol-tombol laptopku, hp yang aku letakkan di samping laptop itu pun menyala tanpa suara. Ternyata panggilan masuk dari My Mamak Ter, begitulah namanya di Hpku. 

Segera kuangkat.
"Halo" Sapa Mak ku di seberang sana.
"Ya Mak"
"Pu but keuh?" Tanyanya seperti biasa.

"Teungeh bak perpus nyo Mak, teungeh lon peuget proposal, ka 24 on. Insyaallah singeh lon cetak. Lon nak meurumpok ngen dosen Ju nak geukalen. Neumeu doa Mak beh Beu geuteurimeng" jawabku dengan panjang tanpa jeda dengan niat agar Mak ku tahu bahwa aku sedang bekerja dan sedang tidak santai, berharap makku dapat membayangkan betapa seriusnya aku kali ini.

Tanpa kuduga, respon penuh semangat dan menggebu-gebu pun aku rasakan dari balik suara yang selalu lembut kalau di hp itu (Soalnya kalau bicara langsung Mak saya tak selembut di hp, hehehe).

Mak pun menjawab "Alhamdulillah, Nye lage nyoe berita Ken seunang ate ta deunge, mangat Ju keudeh, o ya Allah, leupi dada kuh lage nyo. Meuhan baroken gadoh ka lake teunak Sabe. Nyo meunyo beutoi lage kapeugah  nyan, hana ka eh2 bak kost, eunteuk malam  ku peugah ju bak ayah nak seunang geuh,  supaya geutem kirem peng.  Nyan Nye ka ka peuget beutoi-beutoi,  peng2 mangat ate bak tabi, meu hana, bah beudeuk keuh inan Han ek tak kirem pih le, bah jra keuh".

Masyaallah, bukan soalan uang yang mau dikirim yang membuat jantungku berdetak kencang, tapi karena gembiranya beliau membuat aku merasa betapa durhakanya aku selama ini membuat gembira itu tertahan.

"Ini udh betul-betul Mak! (Aku suka campur-campur begini kalau bicara, dengan siapapun). Serius lon. Sungguh-sungguh Hana ku cangeut neuh, hana ku poles cerita lage biasa. (Prinsip saya, jangan pernah berbohong, tapi klo poles-poles siket boleh lah, asal tak melenceng dari cerita asli). Ini lagi depan leptop" Aku mencoba menjelaskan semua yang benar-benar aku lakukan hari ini.

"Dari kemarin pagi Mak, long ku baca buku materi jih, abeh nyan ku edit-edit dan kutamah materi Lom bak ata yang kupeuget seugolom buleun puasa Jeh. Abeh nyan cot uroe Baro kubaca novel yang teubai Jeh Ken na, (sambil mengajak Mak ku mengingat novel yang aku bawa pulang ke kampung kemarin) ku baca novel nyan dari poh 3 sampe poh 1 malam, cuma ku piyoh-piyoh wate na hajat. Hana kujak beut Lom beuklam." Aku terus bercerita.

"Abeh nyan, buno beungeh, lheuh suboh Hana ku eh le, ku Mano Ju, langsung ku buka leptop, ku peuget Ju Lom, ka leuh uroe nyo. Man nyo Hana ku tu oh dosen Leh setuju Leh Hana, sebab Han ku teujeut Jak meurumpok dosen, male kuh sabak Hana lheuh-lheuh kuh Lom". Tambahku lagi dengan maksud agar makku tau bahwa ada proses lain selain mengetik.

"Nyang keuh, singeh kajak Ju Lom u kampus, ka peuleumah bak dosen, ka mohon-mohon Beu setuju geuh, bek singeh ka eh Lom leuh nyan Hana deuh-deuh keuh le bak kampus." Makku mengingatkan agar aku tidak mengulang kebiasaan buruk ku. Beliau tau betul seperti apa aku, sehari kukabarkan sudah kubuat, 1 bulan kemudian aku membisu tanpa cerita apapun lagi. Begitu terus hingga sudah hampir 1 tahun setengah.

"Kakeuh, Aci ka kirem foto yang ka lheuh nyan, wate kaleuh ka cetak singeh  atau foto teungeh kaduk  bak perpus nyan yang teungeh ka peuget  nyan bak WA ayah. Kunak kalen, bah ayah pih seunang geuh eunteuk wate geu eu. Bek beungeh geuh le, Sabak ayah palak geuh. Han ek geu tanyeng le ata ata set, Han ek geupike le geukheun bak long malam barosa. Sabak sit Hana usaha ka peuleuh le. Gadoh lale keuh inan. Alasan Jak beut, lage gob Hana ijak beut." Protes mak ku, entah beliau ragu aku hanya mengarang cerita entah memang beliau ingin berbagi berita ini dengan ayah.

"Oke Mak,  lon kirem Jino Ju beh." Jawabku dengan semangat.

"Get, beh peuget Ju Lom pu yang Hana bereh"
"Oke Mak, doa beh"
"Nyo ka beutoi ka peuget sit Sabe kutem Meu doa, man meunye biasa, hek kumeudoa manteng Meu kapeureumeun pih Tan" jawabnya dengan mengenang kekesalannya yang biasa aku ciptakan.

"Iya nah, Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"

Oh Tuhan, begini ternyata rasanya ya, semoga malam ini aku tidak terinfeksi virus Beu oe dan lalai lagi. Semoga aku juga tak terinfeksi sindrom puas dengan kesuksesan yang sekecil ini hingga namaku nanti pantas menambah 3 huruf kebanggan seluruh anak di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ini. Aamiin.

Selasa, 03 Juli 2018

Telpon Mulai gk diangkat

Aku merasa bahagia ketika mengingat bagaimana sikapmu dulu. Selalu chat duluan, selalu telpon duluan berulang x, selalu menelpon balik kalau ada panggilan ku yg terlewat.

Aku merasa selalu jadi wanita paling kau rindu saat itu, tapi aku selalu jatuh dlm lubang yg sama, aku selalu tak pandai menjaga nikmat dan anugerah yg indah itu. Aku selalu saja membuat orang yg aku sayang dan menyayangiku pergi begitu saja dg sikapku yg kasar, bodoh dan tak pernah mengerti.

Hari ini, setelah 2 hri lebih tidak ada kabar, aku mencoba menelpon nya kembali tadi pagi setelah puluhan x aku mencoba tapi nomornya tidak aktif. Tadi pagi nomornya aktif, aku berharap dia akan menelpon balik walau hanya sekadar miskol seperti beberapa hari yg lalu.

Tpi hingga sore jam 4 lewat, aku tak juga mendapat kabar darinya. Hingga akhirnya aku telpon balik....

Waktu berlalu, aku hanya mendengar suara tersambung tpi tidak ada jawaban dari sana. Aku mencoba lagi, dan masih sama. Tidak diangkat juga.

Aku jadi semakin yakin, bahwa kamu memang sedang berupaya untuk menjauhi aku.

Kamu sedang membuat aku kesal dg sikapmu. Kamu pasti sedang ingin aku menyerah dan pergi begitu saja, iya kan?

Kamu sengaja mengabaikan aku kan? Biar aku lelah sndiri dan gk betah lagi untuk bertahan sama kamu iya?

Bang, hri ini aku blas chat Abg perpustakaan itu, kamu bisa bacanya sndiri di Ig, segitu yg aku lakukan aja aku teringat sama kamu, tpi krna sandi akun FB dan Ig aku ada di kamu, jadi aku berusaha tetap welcome dg Abg itu untuk tujuan kamu larang aku "Supaya aku ngk dekat sama cwok2 lain" wlo pun aku tau klo aku sayang kamu shrusnya gk usah disuruh...

Tpi percayalah, hatiku cuma mau kamu.

Aku gk ada komunikasi dg lelaki mana pun selain itu, dan komen2 biasa di FB, publik pun bukan personal.

Aku pengen tetap sabar dan setia sama kamu bang, selama aku bisa. Sebelum aku merasa kamu ngusir dan nyuruh aku pergi, selama itu aku mau bertahan sama kamu.

Tapi kalau sewaktu apakah beberapa hari lagi KLO ternyata sikap dan cara kamu EMG jelas2 nyuruh dan mau aku menjauh pergi ninggalin kamu, maka aku akan pergi.

Yg jelas, aku pengen tetap bertahan sampai batas waktu yg kamu tentukan yaitu 2 bulan lagi...

Aku tahu, kamu udh gk niat nikah lagi kan sama aku?  Kamu udh pengen nyerah kan BG? Kamu gk bisa bertahan sama aku, iya kan?

Aku tahu, aku merasakan kok apa yg mau kamu lakukan. Aku tahu, kamu ngk enak mau minta putus, soalnya kamu sndiri yg udh buat janji kayak gitu, jadi kamu gk tega buat mundur ya kan? Kamu gk mau disalahkan iya kan BG? Kamu gk mau aku benci krna kamu batalin janji kita, jadi kamu pergi dg menjauh begini biar aku yg gk betah dan aku yg minta putus, akhirnya kamu bisa membela diri bahwa aku yg mundur dan gk bisa sabar menunggu waktu itu datang:-!

Iya kan? Gitu kan maksudnya ? Intinya KLO kita putus, kamu maunya aku sndiri yg minta putus, bukan kamu. Jadi kamu tetap tidak bersalah, iya kan?

Bang, jujur aja gpp. Aku lebih senang dari pada aku harus berharap dan menunggu sesuatu yg gk pasti ini.

Aku akan maafin kamu dan ikhlasin kamu kalau kamu ngomong yg sebenarnya.

Atau, kamu udh dekat sama permpuan lain, atau udh pacaran sama yg lain, iya bang? Kok Abg tega sih?

ABG udh dapat yg lebih baik ya? Dulu, setiap aku bilang kamu bisa dapat yg lebih baik, kenapa kamu selalu bilang "Abang gk mau, Abg gk bisa dpat yg lebih baik" Kenapa kamu sejahat itu sama aku bang?

Aku yakin, kamu udh bosan dan gk nyaman lagi sama aku kan?

Apa yg harus aku lakukan skrg bang? Tlong jangan siksa aku kayak gini..

Senin, 02 Juli 2018

Gak Aktif Semua Nomornya

2 ini aku udah merasa baik baik aja karna 2 malam yg lalu kita udah telponan lama, aku merasa kita udah kayak biasa meski perbedaan tetap ada, tapi hati aku jauh lebih tenang, krna aku merasa ya kamu masih sayang sama aku, masih mau ngobrol walaupun gk bnyak dan aku tau kamu sibuk.

Jujur, kamu EMG udah gk sama kayak pertama kita dekat. Dulu, setiap saat kamu pasti kirim pesan, vc, dan bahkan telpon ke nomor aku berulang kali kalau aku belum angkat. Kalau aku telpon, kamu benar2 gk liat, kamu pasti akan langsung telpon balek.

Kalau kita bicara, kamu pasti gk sabaran pngen langsung Vc, kita pasti ada bnyak topik, sesibuk apapun kamu, kamu pasti punya waktu buat aku bahkan hanya sekedar mendengarkan aku telponan dengan mamak aku.

Tapi skrang? Aku nungguin kamu untuk nyapa aku aja ngk. Wktu kita telponan malam itu , aku tau pasti ada waktu saat pelanggan sedang tidak ada, tpi kamu tetap membiarkan hp itu tanpa memanggil aku, padahal kamu tau aku stand by nungguin kamu.

Tapi semua yg terlewati malam itu tidak sedikit pun ingin aku komentari krna kamu mau angkat, mau bicara dan membiarkan hp mu dalam panggilan dg ku saja aku sudah sangat bersyukur, jadi aku terima gimana pun perlakuan kamu. Aku tetap bahagia walau hanya mendengar suaramu dari kejauhan doank, yg sedang berbicara dg teman atau pelanggan2 kamu. Itu semua karena aku sudah sangat ingin dan rindu untuk menghabiskan waktu bersama kamu.

Jujur, aku pikir besoknya hubungan kita pasti akan kembali seperti biasa, walau aku tau HP kamu hilang jadi kita gk akan bisa vc atau chatingan lagi, tapi malam itu aku yakin kamu pasti mau miskol atau telpon aku dg nomor yg katamu nomor di toko untuk penjualan pulsa..

Paginya, aku ingin sekali menyapa, sampai malamnya lagi, tapi semua keinginan itu aku urungkan, dg alasan "Aku ngk mau kamu merasa gk nyaman klo aku bentar2 telpon, aku gk mau ganggu kamu, aku gk mau kamu berpikir si Nong ini, mentang2 aku mau layani telpon dia semalam udh main ganggu2 aja lagi"

Jadi aku memutuskan untuk menahan rindu dan mengurungkan niat untuk hubungi kamu. Pagi2 ada keinginan untuk telpon, tapi aku takut hp itu dipegang mamak kamu, jadi aku tunggu waktu malam, saat malam pun kamu gk ada kabar juga, aku pengen mulai dluan, tpi aku tau, malam itu kamu pasti nonton bola, yaudah, aku tunggu sampai tengah malam jam 12, mau hubungi kamu lagi, aku tau kamu juga pasti mau nonton bola, gk mgkin diganggu..

Akhirnya aku cuma mengirimkan kamu pesan yg kedua x nya setelah semalam juga aku kirimkan seuntai kata "Mencintaimu harus dg cara yg baik dan benar, begitu pula mencintaiku"

Pagi tdi, aku kirimkan pesan "Assalmualaikum bang,  boleh tau Abg lagi ngapain?"

SMS itu aku ketik sesimpel itu dg harapan, klo pun itu dibaca oleh mamak kamu, setidaknya bukan suatu pesan yg memalukan.

Tapi tetap tidak ada balasan. Aku telpon dg nomor lain, tapi tidak ada respon juga.

Akhirnya aku membiarkan sepi berteman dg rinduku.

Skrang, tiba malam lagi. 3 Juli 2018.

Aku mencoba nekad untuk menelpon kamu lagi, berharap bisa dgr suara kamu dan tetap bisa ngobrol dg baik.

Betapa sesak dadaku ketika aku dgr "Nomor yg anda tuju sedang tidak aktif"

Aku coba lagi, mgkin itu pengaruh jaringan, hal yg sama pun kudengar lagi.

Aku pastikan lagi, aku diblokir atau EMG nomornya yg gk aktif, ternyata EMG ngk aktif...

Aku terus mencoba sampai 1 jam, tapi sampai udh jam 00.55, sampai tulisan ini kubuat, nomor kamu tetap ngk aktif...

Aku masih simpan 1 nomor lagi, tpi aku gk berani buat miskol, takutnya itu nomor mamak kamu, takut dia terbangun dan terganggu, padahal aku bisa saja miskol dg nomor lain biar gk ketahuan siapa.

Tapi aku gk berani.

Sungguh, aku gk niat buat berantem atau cari ribut, suuzon atau apalah, yg jelas, aku jadi berpikir "Kayaknya kamu EMG udah gk mau lagi sama aku, kamu sengaja menjauhi aku, kamu EMG gak mau dekat sama aku lagi"

Tapi aku heran bang, kenapa kamu gk terus terang aja? Kenapa gk ngomong yg jujur ke aku? Kenapa kamu tetap bilang masih sayang dan ketika aku tanya status kita kamu jawab "Masih pacaran"

Tpi kenapa kami buat aku kayak gini?

Kamu mau balas dendam ya bang? Krna kemarin 2 aku yg berulang x minta putus sama kamu. Aku yg ngomong macam2, aku yg mulai untuk blokir semua akun media sosial kamu, aku yg sok gk butuh lagi.

Percayalah bang, aku melakukan itu dg emosi, tpi tidak sepenuh hati, krna aku berharap kamu EMG akan datang lagi dan aku akan sama kamu lagi.

Aku cuma bertingkah untuk buat kamu jgn bkin aku kesal dan marah lagi, tapi kayaknya aku harus terima akibat dari perbuatan bodohku sndiri. Iya kan?

Kamu udh gk bisa terima semua cerita ku ya bang? Jadi kamu pengen pergi, kamu gk tega ya mau jujur? Plis bang, jgn siksa aku kayak gini...

Lebih baik kamu jelasin ke aku, jgn cuma alasan sibuk doank. Krna alasan itu terlalu gk mgkin bagi aku. Maafin aku yaa, aku udah sayang banget sama kamu.

Aku benar2 berharap bisa hidup selamanya sama kamu. Aku berharap cita2 kita pas pertama x dekat itu bisa terwujud. Aku benar2 ingin jadi istri kamu, wlo aku tau aku gk pantas buat kamu.

Tpi percayalah, aku benar2 ingin berubah dan selalu berusaha memperbaiki diri. Kamu jgn liat sikap dan perbuatan aku sama kamu, klo aku mengulang dosa yg sama dg kamu itu krna kita sama2 tidak bisa menjaga apa yg kita niatkan.

Aku hanya ingin selalu sama kamu dan kamu selalu dekat dan smkin syang sama aku. Jadi aku membodohi diriku dg melakukan hal2 yg sebenarnya udh gk mau aku lakukan dan Aku gk suka.

Tpi yaitu lah, mgkin kamu menilai, bahwa aku masih sama seperti cerita ku. Aku bum berubah, jadi wajar klo kamu merasa aku gk layak jadi istri yg baik.

Bang, kamu kenapa berubah?

Apa krna aku kasar? Bang, aku EMG suka kesal, tapi Abg kan tau, kesalku cuma sbntr doank. Aku minta maaf yaa, mgkin kamu takut klo kita nikah aku jadi ngelunjak dan kamu gk bisa bimbing aku.

Bang, insyaallah aku akan patuh dg semua perintah dan aturan kamu. Klo sekarang aku masih belum seperti apa yg aku katakan, percayalah nanti aku yakin tidak akan bgtu lagi..

Bang, apa udah ada permpuan lain di hidup kamu? Iya?
Jawab jujur bang, aku mohon...
Aktiflah bang nomornya, ke mana aku bisa hubungi kamu?

Aku nyesal bang, aku menyesal dg semua sikap bodoh aku ke kamu, aku nyesal udh bentak2 kamu, aku nyesal minta2 putus dan marah yg terlalu sering.

Coba aja aku gk blokir kami di FB dan Ig, aku pasti masih bisa lirik2 foto dan status kamu..

Aku sedih krna status2 di fb kamu udh gk bisa aku baca krna kita udh gk berteman, sdgkan kamu hanya membagikan status2 itu untuk temanmu saja....

Bang, i love u so much

Maaf ya aku kirim kamu pesan ke FB. Smga kamu mau membacanya.

Bang, aku gk pernah ngebayangin kalau kita akan seperti ini, jauh, tak berkabar, tak saling rindu lagi dan jadi seperti tak ada hubungan lagi.

Sedikit pun aku tak pernah membayangkan ini. Yg aku hayalkan dri pertama adalah, aku yakin kau dan aku akan benar2 berjodoh. Tapi entahlah, mgkin aku terlalu bodoh, mudah percaya dan ceroboh dg cerita ku lagi.

Sungguh, aku gk mau kehilangan kamu bang, aku mau impian untuk bisa menikah dg kamu itu tetap terwujud.

Aku gk tau aku akan kuat apa ngk klo aku mengenang dan mengingat semua percakapan kita, keinginan kita dan harapan untuk hidup bersama...

Bang, tlong jangan Setega ini sama aku, tlong jgn bkin aku sedih dan kecewa lagi ....

Tgk itu chat dan telpon aku, tapi sekalipun gk aku angkat dan juga tidak aku balas.

Hanya malam sblum kita tlponan itu aku angkat, di malam yg aku udh gk enak perasaan sendiri. Hanya untuk menenangkan hati aja bahwa masih ada dia yg mau sama aku.

Tpi stlah aku coba untuk akrab sama dia, dg satu pesan dari dia aja aku udh langsung gk suka. Gk nyaman dan gk senang dekat sama dia.

Gk ada perasaan ingin dan suka sedikit pun. Terlebih setelah kita telponan 2 malam yg lalu.

Sejak itu sampai detik ini aku gk open dia.

Di mesenger aku sngaja bls pesan dia, aku berharap kamu buka FB aku, baca dan cemburu.

Bang, aku gk mau siapa2 yg lain, aku cuma mau kamu bang...

Bang, #######6308 itu kan nomor buat isi2 pulsa kan? Tapi kok bisa ya gk aktif? Bukannya itu hp yg sangat penting dan selalu dipakai ya? Biasanya kan jam segini Keude Abg masih buka.

Sebenarnya hp abg dan nomor Abg kenapa? Nomor itu nomor siapa?

Bang, kenapa Abg cuekin aku hah?

Selamat nonton bola ya bang, selamat malam. I Miss u